Setiap hotel memiliki ciri khas dan keistimewaan Masing-masing. Demikian pula dengan Hotel Ibis Yogyakarta. Hotel yang terletak di kawasan Malioboro ini menawarkan tempat makan yang memadukan citarasa lokal dan internasional.
Ibis Network PR Manager, Yulia Maria menyatakan seluruh hotel Ibis yang ada di Indonesia menawarkan konsep restoran internasional yang dipadukan dengan citarasa lokal di Restoran La Table mereka.
"Restoran La Table mengadaptasi masakan lokal masing-masing daerah yang memadukannya dengan menu masakan internasional. Jadi mungkin saja suatu hari ada menu nasi kuning dan pizza yang ditawarakan pada waktu yang sama," katanya di Hotel Ibis Yogyakarta, Selasa (23/3).
Sedangkan untuk di Hotel Ibis Yogyakarta, Yulia mengaku sangat mengapresiasi konsep resto yang selama ini telah diterapkan, yakni memadukan menu masakan lokal Jawa dan Internasional.
Selain itu, Yulia juga memberikan pernghargaannya terkait dengan komitmen Restoran La Table Hotel Ibis Yogyakarta yang selalu mengkampanyekan makanan sehat.
"Khusus untuk Hotel Ibis Yogyakarta, saya sangat salut karena selalu menggunakan bumbu masakan tanpa menggunakan bahan penyedap yang mengandung Monosodium Glutamate (MSG)," tambahnya.
Sementara itu PR Manager Hotel Ibis Yogyakarta, Eunike Martanti mengatakan bahwa selama ini pihaknya memang telah menerapkan konsep masakan adaptasi antara menu barat dan timur.
"Kalau di Ibis Jogja, pastilah ada menu Gudeg yang nantinya bisa dipadukan dengan sejumlah menu barat lain seperti soup counter yang memungkinkan para tamu untuk meracik sendiri citarasa soup yang mereka inginkan.
Saat ini jaringan hotel Ibis di Indonesia telah ada sebanyak sepuluh buah. Kesepuluh hotel tersebut terdapat di sejumlah kota besar dari Jakarta hingga Pekan Baru. Hotel kesepuluh yang dibuka adalah Hotel Ibis Semarang, yang resmi dioperasikan pada September tahun lalu.
Ibis Network PR Manager, Yulia Maria menyatakan seluruh hotel Ibis yang ada di Indonesia menawarkan konsep restoran internasional yang dipadukan dengan citarasa lokal di Restoran La Table mereka.
"Restoran La Table mengadaptasi masakan lokal masing-masing daerah yang memadukannya dengan menu masakan internasional. Jadi mungkin saja suatu hari ada menu nasi kuning dan pizza yang ditawarakan pada waktu yang sama," katanya di Hotel Ibis Yogyakarta, Selasa (23/3).
Sedangkan untuk di Hotel Ibis Yogyakarta, Yulia mengaku sangat mengapresiasi konsep resto yang selama ini telah diterapkan, yakni memadukan menu masakan lokal Jawa dan Internasional.
Selain itu, Yulia juga memberikan pernghargaannya terkait dengan komitmen Restoran La Table Hotel Ibis Yogyakarta yang selalu mengkampanyekan makanan sehat.
"Khusus untuk Hotel Ibis Yogyakarta, saya sangat salut karena selalu menggunakan bumbu masakan tanpa menggunakan bahan penyedap yang mengandung Monosodium Glutamate (MSG)," tambahnya.
Sementara itu PR Manager Hotel Ibis Yogyakarta, Eunike Martanti mengatakan bahwa selama ini pihaknya memang telah menerapkan konsep masakan adaptasi antara menu barat dan timur.
"Kalau di Ibis Jogja, pastilah ada menu Gudeg yang nantinya bisa dipadukan dengan sejumlah menu barat lain seperti soup counter yang memungkinkan para tamu untuk meracik sendiri citarasa soup yang mereka inginkan.
Saat ini jaringan hotel Ibis di Indonesia telah ada sebanyak sepuluh buah. Kesepuluh hotel tersebut terdapat di sejumlah kota besar dari Jakarta hingga Pekan Baru. Hotel kesepuluh yang dibuka adalah Hotel Ibis Semarang, yang resmi dioperasikan pada September tahun lalu.



Kirim Komentar