
Musisi Ahmad Dhani menyatakan bahwa keberadaan musik rock di tanah air memang sedang dalam kondisi yang tidak menguntungkan. Bahkan boleh dibilang musik rock semakin tergusur oleh musik pop dan melayu yang saat dengan mudah diterima oleh penikmat musik tanah air.
"Sekarang ini, yang mendongkrak musik-musik pop melayu karena hasil RBT yang sebagian besar digunakan masyarakat menengah ke bawah. Musik rock murni memang tidak diminati industri musik," katanya di Yogyakarta, Jumat (2/4)
Meski demikian, pentolan Dewa 19 tersebut mengatakan saat ini musik rock tetap ada di industri musik tanam air, hanya saja masyarakat lebih memilih musik yang standar dan cenderung semakin menurun standarnya.
Dari trend yang kurang menguntungkan bagi musik rock itu, Dewa 19 bahkan harus rehat dan belum lagi aktif hingga waktu yang belum ditentukan karena selera musik saat ini yang cenderung seragam.
"Buat apa membuat musik yang bagus tetapi tidak di respon dengan baik oleh masyarakat, Dewa saja sekarang dalam keadaan tiarap," katanya.
Untuk itu, bos Republik Cinta Management (RCM) ini menyatakan harus mengetahui minat pasar saat ini, tapi tentunya tidak dengan mengikuti musik yang sedang digemari masyarakat saat ini.
"Musikalitasnya harus tetap stabil, tapi juga mengikuti pangsa pasar penyanyi di bawah RCM tentunya. RCM sendiri mempunyai pangsa pasar, misalnya The virgin untuk ABG, Mulan Jamela dan Maha Dewi berkategori dewasa sedangkan Triad bisa masuk di ABG dan dewasa," ujarnya.
Dengan begitu, produser musik seperti dirinya dan penyanyi-penyanyi yang ada di bawah naungan RCM bisa tetap mendapat keuntungan baik dalam hal idealisme dan materiil karen bisa menggabungkan dua elemen penting dalam industri musik tersebut.
"Saat ini artis buatan saya sendiri seperti Maha Dewi dan The Virgin lebih sukses daripada artis rekrutan yang sudah jadi karena pada dasarnya artis RCM harus enak dilihat dan di dengar," tegasnya.



Kirim Komentar