
Pameran produk makanan bertajuk Superfood Expo (SE) 2010 yang digelar oleh PT. Medialink Internasional mulai 7 hingga 11 April mendatang di Hall B Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta diharapkan bisa menjadi ajang wisata kuliner Jogja.
Pameran yang diikuti lebih dari 100 peserta dan menargetkan omzet sebesar Rp 1 miliar tersebut diharapkan mampu memberikan warna dan konsep lain dalam berwisata kuliner.
"Yogyakarta terkenal dengan gudang makanan terutama inovasi produk makanan dan minumannya, untuk semakin memperkokoh citra kota Yogyakarta sebagai kota kuliner dan membantu memberikan pengusaha kecil memperkenalkan produknya ke masyarakat, pameran ini diadakan kembali," kata Ketua Medialink Internasional, Rahadi Saptata Abra di JEC, Jumat (9/4).
Rahadi menyatakan, dari tahun ke tahun antusiasme masyarakat mengenai kuliner sangat tinggi. Namun yang menjadi persoalan adalah harga yang ditawarkan pada saat pameran biasanya lebih mahal dikarenakan masalah sewa tempat.
Meski harga yang relatif tinggi, tetapi ternyata daya masyarakat untuk hal kuliner masih dukup tinggi. Terbukti hari pertama pembukaan, pengunjung bisa mencapai 6.000 orang. Diperkirakan akan mengalami peningkatan di akhir pekan nanti yang diperkirakan mencapai lebih dari 11 ribu pengunjung.
"Yang dibidik pameran kali ini adalah keluarga karena bersamaan dengan pameran bedah rumah, maka otomatis yang berkunjung ke JEC mayoritas adalah keluarga daripada mahasiswa atau pelajar sehingga daya beli mereka lebih besar dan ada kecenderungan mengunjungi pameran berkali-kali," ujarnya.
Mengenai targeting, sebenarnya tidak terlalu ditekankan meskipun tahun ini ditargetkan dapat mencapai transaksi lebih dari Rp 1 milliar dari tahun lalu yang mencapai Rp 750 juta.
Pameran ini ingin memberikan ide menu-menu baru kuliner sekaligus menunjukkan Yogyakarta sebagai gudang industri kreatif bagi khalayak. Selain itu bagi pengusaha kecil, kegaiatan ini bisa dijadikan ajang investasi jangka panjang pengenalam produknya bukan semata-mata mengejar traksaksi penjualan semata.
"Ke depannya, pameran SE ini akan lebih menata penempatan jenis makanan atau zoning agar lebih mudah dicari oleh pengunjung," katanya.
Pada pameran ini, lanjutnya, ada 80 unit stan standar dan 10 stan VIP yang akan diisi oleh beragam sajian menu super unik dan super lezat, serta berbagai produk non kuliner yang tidak kalah menarik.
Produk dari Pondok Albillo, Tahu Bulat, Gula Semut, Nasi Kebuli, Cokro d’Cake, Rumah Kopi, Coklat Monggo, Manna Bakery, Citra Boga Pratama, PT Gunung Subur, Asha Group, serta Sentra Industri Cibaduyut, turut dalam menyemarakkan SE 2010.
Di samping sajian aneka kuliner dan produk-produk non kuliner, pengunjung pameran juga akan disuguhi menu tambahan berupa demo produk, demo masak, lomba, dan gelar seni, yang pastinya akan menambah kenikmatan bagi pengunjung pameran.



Kirim Komentar