
Kalau biasanya rasa gudeg adalah manis, Gudeg Sedep Raos atau yang lebih dikenal dengan Gudeg Ceker Seturan memberikan penawaran yang cukup berbeda, yaitu dengan memberikan rasa pedas di dalamnya.
Warung gudeg yang diklaim sebagai tempat yang menjual gudeg ceker pertama di Yogyakarta tersebut bisa ditemui di Jl. Seturan, tepatnya di sebelah utara kampus STIE YKPN Yogyakarta.
Ide menambahkan rasa pedas dalam masakan Gudeg Ceker dilatarbelakangi oleh banyaknya pendatang di Jogja. Bahkan penjual Gudeg Ceker, Sulardi yakin bahwa tidak semua orang Jogja suka dengan rasa gudeg yang asli manis saja.
"Dengan menambah sedikit rasa pedas, saya yakin banyak orang Jogja -yang kebanyakan adalah pendatang- akan menyukai Gudeg Ceker," katanya di sela melayani pelanggannya di warung Gudeg Ceker Seturan, Selasa malam (18/5).
Ternyata, apa yang dikatakan Sulardi benar adanya. Mayoritas pembeli Gudeg Cekernya adalah para pendatang di Jogja yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Sebenarnya, citarasa gurih gudeg asli Jogjanya masih tetap ada bagi mereka yang kurang suka dengan rasa pedas. Tapi bagi mereka yang kurang suka dengan masakan manis dan gurih saja, Gudeg Ceker juga memberikan apa yang mereka inginkan.
Untuk dapat menikmati satu porsi Gudeg Ceker, Anda hanya harus merogoh kocek Rp 7.500. Satu porsi Gudeg Ceker terdiri dari empat ceker, gudeg dan kelengkapannya, dan sepiring nasi.
Seperti biasa, untuk gudeg komplitnya terdiri dari gudeg, daging ayam suwir, sambel goreng krecek, opor tahu dan tempe, dan tentunya cabe.
Sementara bagi yang merasa masih kurang bisa memesan ceker lagi seharga Rp 8.000. Dengan Rp 8.000, Anda akan mendapatkan delapan ceker. Sedangkan kalau ingin menambah gudegnya lagi, Anda harus menambah Rp 2.000.
Selain itu, bagi yang ingin tambahan lauk juga bisa menambah pesanannya sendiri dan bisa menikmati telor, tahu, tempe yang akan melengkapi hidangan Gudeg Ceker Anda.
Satu yang menjadi kelebihan Gudeg Ceker adalah tekstur cekernya yang sangat lunak dan rasa cekernya yang merupakan paduan dari rasa gurih dan pedas.
Gudeg Ceker, yang buka setiap hari mulai pukul 18.00-22.30 WIB, kecuali hari Rabu, bisa menjadi pilihan alternatif bagi Anda yang menginginkan pengalaman kuliner yang berbeda.
Warung gudeg yang diklaim sebagai tempat yang menjual gudeg ceker pertama di Yogyakarta tersebut bisa ditemui di Jl. Seturan, tepatnya di sebelah utara kampus STIE YKPN Yogyakarta.
Ide menambahkan rasa pedas dalam masakan Gudeg Ceker dilatarbelakangi oleh banyaknya pendatang di Jogja. Bahkan penjual Gudeg Ceker, Sulardi yakin bahwa tidak semua orang Jogja suka dengan rasa gudeg yang asli manis saja.
"Dengan menambah sedikit rasa pedas, saya yakin banyak orang Jogja -yang kebanyakan adalah pendatang- akan menyukai Gudeg Ceker," katanya di sela melayani pelanggannya di warung Gudeg Ceker Seturan, Selasa malam (18/5).
Ternyata, apa yang dikatakan Sulardi benar adanya. Mayoritas pembeli Gudeg Cekernya adalah para pendatang di Jogja yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Sebenarnya, citarasa gurih gudeg asli Jogjanya masih tetap ada bagi mereka yang kurang suka dengan rasa pedas. Tapi bagi mereka yang kurang suka dengan masakan manis dan gurih saja, Gudeg Ceker juga memberikan apa yang mereka inginkan.
Untuk dapat menikmati satu porsi Gudeg Ceker, Anda hanya harus merogoh kocek Rp 7.500. Satu porsi Gudeg Ceker terdiri dari empat ceker, gudeg dan kelengkapannya, dan sepiring nasi.
Seperti biasa, untuk gudeg komplitnya terdiri dari gudeg, daging ayam suwir, sambel goreng krecek, opor tahu dan tempe, dan tentunya cabe.
Sementara bagi yang merasa masih kurang bisa memesan ceker lagi seharga Rp 8.000. Dengan Rp 8.000, Anda akan mendapatkan delapan ceker. Sedangkan kalau ingin menambah gudegnya lagi, Anda harus menambah Rp 2.000.
Selain itu, bagi yang ingin tambahan lauk juga bisa menambah pesanannya sendiri dan bisa menikmati telor, tahu, tempe yang akan melengkapi hidangan Gudeg Ceker Anda.
Satu yang menjadi kelebihan Gudeg Ceker adalah tekstur cekernya yang sangat lunak dan rasa cekernya yang merupakan paduan dari rasa gurih dan pedas.
Gudeg Ceker, yang buka setiap hari mulai pukul 18.00-22.30 WIB, kecuali hari Rabu, bisa menjadi pilihan alternatif bagi Anda yang menginginkan pengalaman kuliner yang berbeda.



Kirim Komentar