Meski belum berani memastikan bahwa keseluruhan unit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di DIY telah bangkit dari keterpurukan pascagempa bumi Jogja 27 Mei 2006 lalu.
Hal tersebut dinyatakan oleh Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Pembangunan, Bayudono, usai membuka Pameran Produk UKM dan Pameran Foto Empat Tahun Pascagempa: Tangguh Menuju Kemandiria Bersama yang digelar pada 24-27 Mei mendatang di halaman Saphir Square Yogyakarta.
"UMKM khususnya di DIY sudah terlihat sudah mulai bangkit mandiri setelah gempa empat tahun lalu. Ini dibuktikan denga acara ini yang menjadi wujud syukur para korban gempa DIY dan Jateng," katanya.
Meski demikian, Bayudono menyatakan bahwa masih ada sejumlah pihak korban gempa yang hingga saat ini masih belum menerima bantuan seperti yang dijanjikan dulu.
"Makanya kemarin masih ada beberapa pihak yang demo karena katanya belum menerima bantuan gempa," katanya.
Sementara terkait pemulihan korban gempa DIY, Bayudono mengaku bahwa adalah bukanlah perkara yang mudah untuk membantu pemulihan korban gempa khususnya bagi UMKM.
"Recovery adalah tahap yang paling susah. Harus ada evaluasi tentang seluruh UMKM yag telah dibimbing dan diberi bantuan. Padahal, tidak semua UMKM bisa dan mampu mengelola dana yang telah diberikan kepada mereka," tandasnya.
Pameran produk dan pameran foto tersebut adalah salah satu rangkaian dari acara peringatan empat tahun pascagempa DIY dan Jateng yang digelar oleh Pemprop DIY dan Jateng serta sejumlah NGO yang hingga kini masih membina sejumlah UMKM di DIY dan Jateng.
Selain pameran, kegiatan peringatan empat tahun pascagema DIY dan Jateng juga diisi dengan kegiatan bersepeda, workshop pengurangan risiko bencana, lomba mewarnai bagi TK dan SD, fashion & art street, serta tirakatan pada 26 Mei mendatang di Benteng Vredeburg.



Kirim Komentar