Sukai Fisika Lewat Kauspintar

Oleh : Dude / Senin, 00 0000 00:00
Sukai Fisika Lewat Kauspintar



Penyabet juara olimpiade fisika di sejumlah kejuaraan, Ahmad Ataka Awwalur Rizqi ingin berbagi kecintaannya tentang ilmi fisika dengan anak-anak Indonesia.

Anak berusia 18 tahun itu menciptakan kauspintar yang berisikan gambar dan desain lucu tentang ilmu pengetahuan sebagai media pembelajaran alternatif selain di sekolah.

"Mungkin banyak orang beranggapan pelajaran fisika sangat sulit, padahal itu menyenangkan dan sebenarnya berhubungan langsung dengan kehidupan kita sehari-hari," ujarnya di Toko Buku Diskon Toga Mas Gejayan Yogyakarta, Rabu (4/8).

Pada kaus tersebut, Ataka --demikian panggilan akrabnya-- memberikan sentuhan khas bagi aak-anak agar mereka menyukai kaus tersebut. Caranya yakni dengan menyertakan gambar para fisikawan dan rumus-rumus yang ditemukan.

Sebagai contoh sang ilmuwan genius Albert Einstein yang sangat terkenal dengan teori relativitasnya, Wright bersaudara yang menemukan pesawat terbang bermesin dengan gambar yang sangat menarik, serta Benjamin Franklin, seorang politikus dan negarawan yang memasang antipetir pada gedung-gedung tinggi yang terinspirasi oleh layang-layang.

"Semua gambar di sisi depan kaus diterangkan dengan kalimat-kalimat pendek pada sisi belakang kaus. Jadi gambar-gambar di bagian depan dijelaskan melalui tulisan di bagian belakang kaus," tuturnya.

Anak yang ketika duduk di bangku SMP telah menghasilkan tiga buah science fiction berjudul "Misteri Pedang Skinheald 1: Sang Pembuka segel" (2005), "Misteri Pembunuhan Penggemar Harry Potter" (2005) dan "Misteri Pedang Skinheald 2: Awal Petuangan Besar" (2007) itu saat ini sedang menyelesaikan tulisan serinya yakni Misteri Pedang Skinheald 3 dan 4.

Awalanya, pada waktu duduk di SD, Ataka menggemari matematika, kemudian pada umur Sekolah Menengah Pertama ia berubah menjadi penggemar fisika, yang berhasil mengantarkannya menjadi juara di beberapa lomba fisik tingkat regional, nasional, Asia maupun Internasional.

"Saya meraih medali emas olimpiade sains nasional 2009, medali perunggu olimpiade fisika tingkat Asia (2010) dan medali perak olimpiade fisika tingkat internasional di Kroasia (2010)," tuturnya.

Dengan membuat kauspintar, Ataka hanya berharap agar anak-anak Indonesia tak lagi beranggapan bahwa fisika adalah momok bagi mereka. "Dengan memasang rumus-rumus fisika pada kaus, setidaknya mudah dibaca oleh siapa saja, ini salah satu yang saya inginkan untuk menyebarkan ilmu fisika yang saya cintai, lagi pula bisa bergaya sambil belajar dan menularkan ilmu," terangnya.

menurut pegakuan Ataka, gagasan menyebarkan virus fisika melalui kaus yang dilakukannya terinspirasi oleh kreativitas Prof. Yohanes Surya, fisikawan Indonesia yang dengan semangat ingin menyebarkan ilmu fisika dengan berbagai cara.

Karena tinggal di Yogyakarta yang banyak seniman, Ataka lalu ekerjasama dengan ilustrator ketiga bukunya, Catur Ari, alumnus Institut Seni Indonesia Yogyakarta sebagai desainer grafis kauspintarnya.

"Kalau yang lain, fisika harus mengahafal rumus. Kalau saya lebih suka kalau dari mengetahui sejarah penemuannya dulu," tandas anak yang sekarang diterima di Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada Jurusan Teknik Elektro itu.

Dalam menawarkan kauspintar, Ataka menjual kausnya hanya di Atrium Mall Malioboro dan gerai online.

0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    GCD 98,6 FM

    GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM


    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    UNISI 104,5 FM

    UNISI 104,5 FM

    Unisi 104,5 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini