Pada hari kedua penyelenggaraannya, Jogja International Street Performance (JISP) 2010 menghadirkan stage performance dengan menampilkan empat penampil sekaligus di Gedung Societet Taman Budaya Yogyakarta, Minggu malam (3/10) sejak pukul 20.00 WIB hingga selesai.
Penampilan pertama diisi oleh penari dari Spanyol, Angela Lopez yang membawakan Flamenco Dance. Tampil di atas panggung berlantaikan kayu, Angela mampu menciptakan harmoni suara dari ketukan sepatunya yang berpadu padan dengan iringan musik.
Berlanjut ke penampilan kedua, penari India yang tak asing lagi, Pooja Bhatnagar berduet dengan Putri Ailia. Mereka membawakan salah satu tarian klasik India yakni Tari Kathak.
Tari Kathak berasal dari India utara dan Pakistan dan serupa dengan tari Bharatanatyam. Kata Kathak berasal dari bahasa Sansekerta, "katha" yang bermakna cerita dan diiringi musik klasik Hindustan serta gerakan kaki yang lincah.
Kathak menceritakan Radha dan Krishna dalam gaya Natwari. Pada masa kesultanan Moghul, tari ini ditarikan di istana dan maknanya menjadi kurang religius. Gerakan tari Kathak dikenal dengan istilah tatkar atau gerakan kaki yang cepat dan chakkar atau gerakan memutar.
Sedangkan pertunjukan ketiga diisi oleh penari dari Hongaria, Josef Gazdag. dari Hongaria. Sebagai penutup, malam ini ditutup dengan penampilan Didik Nini Thowok dengan Dewi Sarak Jodag (Gandrung Dance).



Kirim Komentar