Sosial Ekonomi

Pengungsi Merapi Diminta Tidak Panik

Oleh : Dude / Senin, 00 0000 00:00

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana, Surono meminta seluruh warga di daerah terdampak bencana letusan Gunung Merapi, baik di wilayah Propinsi DI Yogyakarta dan Jawa Tengah untuk tetap bersabar menunggu perkembangan aktivitas Merapi dalam beberapa hari ke depan.

"Warga diminta untuk tetap berada di posko pengungsian, tidak mencoba-coba untuk kembali ke tempat tinggalnya dalam radius 20 km dari puncak Merapi, karena meskipun intensitas letusan Gunung Merapi cenderung menurun, namun tetap fluktuatif, dan letusan eksplosif serta awan panas masih berpotensi terjadi setiap saat," ujarnya di Media Center Tanggap Darurat Bencana Gunung Merapi, Yogyakarta, Kamis (11/11).

Menurutnya pada hari Rabu (10/11) lalu, Gunung Merapi mengeluarkan semburan awan panas atau wedhus gembel yang mencpai ketinggian sekitar 800 meter dan penyebaran mencapai 1,5 km, dan aktivitas itu menyebabkan terjadinya hujan abu vulkanis di wilayah Sawangan, Talun, Muntilan, dan Krinjing di Kabupaten Magelang.  

Gunung Merapi juga masih mengeluarkan suara gemuruh, dan endapan awan panas juga terlihat jelas di Kali Gendol dengan jarak luncur sekitar 3,5 km dari puncak Merapi.

"Dengan kondisi demikian, kami meminta warga di wilayah terdampak letusan Gunung Merapi tetap bersabar, tidak memasuki radius bahaya 20 km dari puncak Merapi, apalagi mendekati wilayah di sekitar 300 meter di kiri dan kanan sungai," paparnya.

Menurutnya, status awas Gunung Merapi tetap dipertahankan, dan warga diminta tetap bertahan di pengungsian, dan ia menjamin wilayah di luar radius 20 km sekitar Merapi sangat aman. Menurutnya, masyarakat pengungsi harus bersabar setelah selama kurang lebih empat tahun ini Merapi kembali mengalami letusan setelah tanggal terakhir tahun 2006.

Surono juga meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), khususnya satuan kerja yang bertanggung jawab dalam kegiatan evakuasi pengungsi dan pengelolaan barak pengungsi, untuk  tetap berhati-hati dalam melakukan berbagai langkah.

"Tim Satgas Evakuasi Pengungsi Merapi BNPB harus tetap waspada saat melakukan evakuasi pengungsi atau saat mengamankan wilayah permukiman yang ditinggalkan pengungsi dalam radius 20 km, jangan sampai niat baik untuk menyelamatkan pengungsi dan pengamanan wilayah itu justru lupa menjaga keselamatan diri dan menjadi korban," terangnya.

Abu vulkanik tebal yang menyelimuti daerah terdampak letusan Gunung Merapi masih sangat berbahaya, kata Surono, karena di dalamnya masih terdapat abu vulkanik yang panasnya mencapai 300 derajat celcius, dan itu sangat berbahaya bagi para penyelamat dan relawan.

0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    UNISI 104,5 FM

    UNISI 104,5 FM

    Unisi 104,5 FM


    GCD 98,6 FM

    GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM


    UNIMMA FM 87,60

    UNIMMA FM 87,60

    Radio Unimma 87,60 FM


    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini