Taman Pintar Yogyakarta memberikan kesempatan bagi anak-anak pengungsi bencana Merapi untuk berkunjung secara gratis. Kesempatan tersebut diberikan hingga 30 November mendatang.
Kepala Pengelolaan Taman Pintar Edy Heri Suasana menyatakan, tiket gratis itu hanya berlaku bagi pengungsi merapi yang berusia 6-18 tahun dan maksimal hanya untuk 50 orang.
"Untuk mendapatkan tiket gratis, pengungsi harus membawa surat pengantar resmi dari posko mereka masing-masing," ujarnya Jumat (19/11).
Sementara itu jika jumlah pengunjung pengungsi lebih dari 50 orang, pihaknya akan tetap memberikan keringanan tiket masuk. Orang ke-51 dan seterusnya akan diberikan potongan sebesar 50 persen.
Melalui kesesempatan tersebut, Edy berharap agar anak-anak pengungsi tetap dapat terus belajar, mengingat sekolah mereka belum bisa digunakan kembali sejak letusan Merapi.
"Semoga anak-anak pengungsi bisa mengurangi ketertinggalan mereka dengan memanfaatkan alat peraga yang ada di Taman Pintar," terangnya.
Sejak 11 November lalu, pengungsi dari sejumlah tempat pengungsian yang telah mengunjungi wahana bermain dan belajar itu telah mencapai 427 anak. Bahkan, pada Minggu (21/11) mendatang rencananya akan ada 142 anak dari Posko Sariharjo, Ngaglik, Sleman yang akan berkunjung selama sehari penuh.
Kepala Pengelolaan Taman Pintar Edy Heri Suasana menyatakan, tiket gratis itu hanya berlaku bagi pengungsi merapi yang berusia 6-18 tahun dan maksimal hanya untuk 50 orang.
"Untuk mendapatkan tiket gratis, pengungsi harus membawa surat pengantar resmi dari posko mereka masing-masing," ujarnya Jumat (19/11).
Sementara itu jika jumlah pengunjung pengungsi lebih dari 50 orang, pihaknya akan tetap memberikan keringanan tiket masuk. Orang ke-51 dan seterusnya akan diberikan potongan sebesar 50 persen.
Melalui kesesempatan tersebut, Edy berharap agar anak-anak pengungsi tetap dapat terus belajar, mengingat sekolah mereka belum bisa digunakan kembali sejak letusan Merapi.
"Semoga anak-anak pengungsi bisa mengurangi ketertinggalan mereka dengan memanfaatkan alat peraga yang ada di Taman Pintar," terangnya.
Sejak 11 November lalu, pengungsi dari sejumlah tempat pengungsian yang telah mengunjungi wahana bermain dan belajar itu telah mencapai 427 anak. Bahkan, pada Minggu (21/11) mendatang rencananya akan ada 142 anak dari Posko Sariharjo, Ngaglik, Sleman yang akan berkunjung selama sehari penuh.



Kirim Komentar