Sosial Ekonomi

Jaringan Listrik di Zona Aman Pulih

Oleh : Dude / Senin, 00 0000 00:00

Dari sebanyak 130.390 jaringan listrik pelanggan yang padam setelah bencana Merapi, Perusahaan Listrik Negara (PLN) mulai memulihkan jaringan yang ada di wilayah aman yakni di atas 15 kilometer dari puncak Merapi.

"PLN berhasil memulihkan seluruh jaringan dan pasokan listrik di zona aman," ujar Koordinator Tim Pemulihan Jaringan Listrik pasca erupsi Merapi, Frans Simanjuntak, di Media Center Tanggap Darurat Bencana Merapi Yogyakarta, Rabu (24/11).

Menurutnya, pasokan dan jaringan listrik yang pulih tersebut seluruhnya berada di zona aman dari radius 5-15 Km dari puncak Gunung Merapi. Pihaknya mengerahkan banyak personil untuk memperbaiki jaringan tersebut guna mempercepat pemulihan.

"Kami mengerahkan sekitar 300 orang perhari khususnya di Borobudur dan sekitarnya, untuk mempercepat pemulihan jaringan listrik yang rusak akibat erupsi Merapi," tuturnya.

Sementara itu Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Keuangan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Hadi Purnomo mengatakan, akibat erupsi Merapi sejumlah pasokan dan jaringan listrik terganggu. Sebanyak

Saat ini, katanya, seluruh jaringan khususnya di zona aman sudah pulih kembali. Hanya saja untuk di zona tidak aman, pihaknya belum melakukan perbaikan mengingat lokasinya yang masih rawan bencana erupsi.

"Kami dari ESDM bertanggung jawab atas pasokan listrik. Semuanya sudah dilakukan pemulihan kecuali di daerah tidak aman. Kami tidak melakukan perbaikan di zona bahaya dan masih menunggu sampai daerah itu aman," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Ronggo Kuncahyono mengatakan, sebelum diperbaiki, kerusakan infrastruktur jaringan listrik PLN akibat terkena dampak langsung letusan Merapi sangat parah.

Beberapa jaringan distribusi putus di tiga daerah di Sleman, Klaten, dan Magelang. Total pelanggan yang tidak terlayani mencapai 26.000 pelanggan dan kerugiannya sementara mencapai hampir Rp 60 miliar.

Ronggo mengaku saat ini pihaknya akan melakukan pehitungan keperluan perencanaan dan biaya rekonstruksi jaringan yang daerahnya rusak parah di sekitar lima kilometer dari puncak Merapi untuk membangun jaringan baru.

"Kami masih menanti rencana pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban pengungsi Merapi yang rumahnya rusak berat," pungkasnya.

0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    UNISI 104,5 FM

    UNISI 104,5 FM

    Unisi 104,5 FM


    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM


    SWADESI ADHILOKA

    SWADESI ADHILOKA

    Handayani FM


    GCD 98,6 FM

    GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini