
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral masih mempertahankan Status Awas bagi Gunung Merapi, sekalipun intensitas kegempaan terus menunjukkan penurunan.
Dari hasil pemantauan hingga Kamis (25/11) pagi, secara umum endapan lahar telah teramati di semua sungai yang berhulu di puncak Gunung Merapi ke arah tenggara, selatan, barat daya, barat hingga barat laut. Sungai-sungai dimaksud meliputi Kali Woro, Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, Sat, Lamat, Senowo, Tringsing dan Apu.
Sehubungan masih ditetapkannya status awas, penduduk tidak diperkenankan beraktivitas di sekitar alur sungai guna menghindari ancaman bahaya awan panas dan lahar. Ancaman bahaya lahar ada di wilayah yang berada pada jarak 300 meter dari bibir semua sungai.
Masyarakat di sekitar Gunung Merapi diminta agar senantiasa mengikuti arahan dari Pemerintah Kabupaten setempat dalam upaya penyelamatan diri dari ancaman bahaya erupsi Merapi. Untuk mengantisipasi kemungkinan meluasnya kawasan landaan awanpanas, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat.



Kirim Komentar