
Tampak sebuah spanduk merah merona menjadi daya tarik pengunjung yang melintasi Jl. Suroto no. 2 Kota Baru Yogyakarta. Pasalnya, Bentara Budaya secara eksklusif menampilkan karya cerita bergambar yang dibuat oleh seorang Abdulsalam. Beliau adalah seorang ilustrator grafis pada masa awal senirupa di Indonesia.
Menurut penyelenggara pameran dari Bentara Budaya yogyakarta yaitu Bapak Hermanu, Ia mengatakan bahwa karya Abdulsalam
yang ditampilkan merupakan karya ilustrasi yang diambil dari buku pelajaran Sekolah Rakyat mengenai pendudukan Jepang pada tahun 1943. Buku Kardi lan Kantjane sangat unik dan lucu bila dibaca oleh generasi sekarang.
Tim Gudegnet sangat penasaran dan mencoba untuk membaca sekelumit mengenai cerita Kardi dan temannya itu. Dengan gaya bahasa tahun 40-an membuat Anda yang mungkin ada di era bahasa itu mampu bernostalgia dengan masa lampau.
Pameran ilustrasi karya Abdulsalam ini mengambil batasan menuju kemerdekaan. Menariknya, gambar iustrasi ini berbentuk seperti komik. Semuanya dirangkum indah pada pameran yang diselenggarakan dari Jumat-Minggu (01/07-10/07).
Hermanu menambahkan bahwa gambar yang dihasilkan oleh Abdulsalam sangat detil. "Abdulsalam itu seorang sarjana seni jadi ia menggambar sangat teliti, dan bila dibandingkan dengan ilustrator lain pada eranya, itu manjadi kelebihannya. Ungkap Hermanu.



Kirim Komentar