Jelang weekend pasti Anda menginginkan suasana yang istimewa saat berkunjung ke Kota Budaya
Yogyakarta. Disamping memberikan berbagai macam alternatif tempat wisata, Yogya juga terkenal dengan tempat 1001 kuliner yang
sangat direkomendasikan kepada Anda dan keluarga.
Ada sebuah cafe di Jl. Wolter Monginsidi 19 Yogyakarta yang memberikan sajian bagi Anda
para penggila teh. Di cafe Kopitiam Oey ini, Anda bisa mencicip Teh Blontang yang memiliki rasa manis, asem dan beraroma
wangi. Teh ini dulunya dibuat oleh para pembuat teh saat kerajaan Kraton Surakarta yang berlokasi di Jayengan, kecamatan
Serengan, Surakarta.
Jayengan sendiri menurut Pak Blontang (si Tea Mixer dari Kopitiam Oey Jogja) merupakan
tempat tinggal para abdi dalem pengurus minuman bila ada pesta di istana. Menurutnya, daerah ini ditempati orang-orang
pilihan kerajaan yang mahir membuat minuman teh.
"Teh Blontang ini cara membuatnya dari 5 atau lebih merek teh yang ada dipasaran,
komposisinya tidak begitu pasti tinggal ingin ditonjolkan yang mana, apakah manisnya, asemnya atau aromanya, kalau saya
menggunakan perbandingan 1:4:3:2," terang laki-laki yang berusia 44 tahun ini.
Cara membuatnya juga bebas, bisa menggunakan tea maker seperti difoto tersebut, atau bisa
menggunakan poci. Menurut laki-laki yang lahir di Klaten Jateng ini, setiap restoran di Kota Solo pasti memiliki racikan
minuman sejenis yang memiliki beda resep.
"Misalnya Anda jajan di soto gading Solo, mereka memiliki resep meracik teh yang beda
sehingga orang pasti akan kangen dengan teh yang ada di warung tersebut," jelasnya bersemangat pada Tim Gudegnet kemarin
(26/01).
Teh Blontang sendiri dinamai langsung oleh Pak Bondan (pemilik francise Kopitiam Oey
Indonesia), dulu sih saya usul pada pak Bondang dinamai Teh Pokil, namun karena Ia juga merupakan orang Jawa dan tahu artinya
kurang baik, maka Pak Bondan menamai teh campuran ini sesuai nama saya yaitu Teh Blontang. Anda penasaran dengan rasanya?
silakan mencicipi manis asemnya Teh Blontang ini.



Saya produksi teh sangan boleh ikut belajar tentang teh
Kirim Komentar