
Yogyakarta untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah Festival Seni Keagamaan Hindu Tingkat Nasional II pada Selasa-Jumat (25- 28 September 2012) yang rencananya akan melibatkan 16 Propinsi di Indonesia. Sejumlah daerah telah menyatakan ikut ambil bagian seperti Sumsel, Babel, Lampung, DKI Jakarta, Banten, Jabar, Jateng, DIY, Jatim, Sulteng, Sulsel, Sulawesi Tenggara, Kal Teng, Kal Sel, NTB, dan Bali sebagai eksebisi.
Dalam kegiatan Festival Seni Keagamaan Hindu Tingkat Nasional II ini, sebagai awal kegiatan akan diselenggarakan Parade
Nusantara yang menampilkan pertunjukan Seni Keagamaan Hindu dari berbagai wilayah di Indonesia. Tema Bhinneka Tunggal Ika
menjadi sebuah spirit persatuan dan kesatuan bangsa yang terwujud dari keberagaman, kebersamaan diantara pemeluk agama.
Pawai rencananya akan menempuh perjalanan sejauh 4 km, dimulai dari Lapangan Taman Parkir Abu Bakal Ali - Malioboro - Finish
di Pakualaman. Pawai sendiri, menurut Ketua Umum Penyelenggara, Ida Bagus Wika Krishna, S.Ag., M.Si, kegiatan ini akan
dimulai pada jam 14.00-17.00 Rabu (26/09).
"Pawai akan meilbatkan 1500-an orang, umat dari Yogya sendiri ada sekitar 800-an dan 750 orang lainnya berasal dari
perwakilan masing-masing kontingen," tambahnya. Disinggung mengenai biaya yang dikeluarkan, pihaknya mengaku telah
menghabiskan dana sekitar Rp 5 Miliar agar terlaksananya kegiatan ini. Menurut panitia, sebagian besar dana yang keluar
paling banyak terposisikan pada anggaran tiket pesawat, akomodasi dan hotel tempat menginap para peserta kontingen.
Harapan panitia dengan penyelenggaraan Festival Seni Keagamaan Hindu Tingkat Nasional II ini, masyarakat semakin memperkuat
keimanan umat, wujud persamaan visi agar Yogyakarta menjadi daerah yang berbudaya salah satunya dengan membantu nilai
pembentukan seni, dan bakti yang merupakan konsep persembahan secara all out umat Hindu kepada seni yang merupakan
bagian yang tidak terlepas dari acara ritual keagamaan berupa musik, tari dan lagu.




Kirim Komentar