
Dekan Fakultas Peternakan UGM, Prof. Dr. Ir. Ali Agus, DAA, DEA saat bertemu dengan Tim gudegnet
Menjelang Hari Raya Idul Adha 1433 H yang diperingati Jumat (26/10) besok, stok pasokan hewan kurban aman. Demikian diungkapkan oleh Kepala Bidang Distribusi Pangan BKPP DIY, Hardiyanto,. Menurut penjelasannya, kebutuhan hanya naik sebesar 10% saja dari hari biasa.
Jika dipresentase, sebagian besar pasokan daging sapi kurban 90 persennya dipasok dari Kabupaten Gunungkidul, 10 persen berasal dari Kabupaten Bantul dan Sleman. Sementara itu , untuk kambing, 80 persen terpenuhi dari Wilayah DIY, seperti Sleman, Bantul, dan Gunungkidul, dan 20 persen lainnya, berasal dari luar DIY seperti Jawa Timur, Purworejo, Dan Magelang.
Dalam pandangan awam, masyarakat kadang tidak bisa mengidentifikasi hewan kurban yang mengandung penyakit atau tidak. Paling mudah dalam mengidentifikasi, masyarakat yang menyembelih hewan bisa melihat organ tubuh terutama bagian hati, apakah organ tersebut terdapat cacing hatinya atau tidak.
"Saya kira masyarakat tidak perlu khawatir kalau mengenai cacing hati yang sering terdapat pada sapi, saat penyembelihan hewan, organ tersebut bisa langsung diperiksa, biasanya pihak Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) dan dari Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UGM juga terlibat, jadi jangan khawatir ya," jelas Dekan Fakultas Peternakan UGM, Prof.Dr.Ir. Ali Agus, DAA, DEA saat ditemui Tim Gudegnet jelang Dies Natalis ke-43 Fak. Peternakan UGM, kemarin (24/10).
Untuk wilayah Sleman, masyarakat juga tidak perlu khawatir karena saat Idul Adha tiba, pihak Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Kabupaten Sleman akan menerjunkan 286 petugas yang terdiri atas 120 staf teknis dan dokter hewan dari Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan, serta 166 mahasiswa serta dosen Fakultas Kedokteran Hewan UGM.
"Petugas akan memeriksa hewan qurban dan daging kurban, selain itu, petugas juga akan memastikan hewan itu wajib dalam kondisi sehat, layak, dan aman dikonsumsi oleh masyarakat," ungkap Kabid Peternakan Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Kabupaten Sleman, Suwandi Azis.
Ia menambahkan bahwa masyarakat yang menemukan hewan atau daging kurban yang tidak sehat, diharapkan segera mengontak petugas yang tersebar di 13 Poskeswan, untuk memastikan layak tidaknya daging hewan kurban tersebut untuk dikonsumsi, pungkasnya.
Kesehatan
Stok Daging untuk Idul Adha Aman, Masyarakat tak Perlu Khawatir Cacing Hati




Kirim Komentar