
Pameran seni Java Spices akan berlangsung di Jogja National Museum pada 12 hingga 18 Desember 2012 menghadirkan sederet seniman internasional dari Taiwan, Thailand, Malaysia, Vietnam, Singapura, Philipina, Jepang, Mongolia, Rusia, Nigeria, Indonesia dan Amerika Serikat akan berkumpul mempresentasikan karya seni luhur seperti karya dua dimensi, tiga dimensi, instalasi dan lain-lain.
Java Spices atau Rempah-Rempah Jawa merupakan sebuah tema yang unik, bukan menampilkan lukisan atau instalasi mengenai rempah namun lebih pada apa yang akan seniman sampaikan kepada publik bahwa tanah ini sangat kaya dan banyak dikagumi masyarakat internasional.
Kelompok Seringgitlah yang menginisiasi kegiatan ini. Komunitas ini telah sukses mengikuti workshop seni rupa dan pamerans eni yang bertajuk Asia Art Link #4 membuat komunitas ini memberanikan diri untuk mengundang seniman internasional ke Yogyakarta.
Eddy Sulistyo selaku perwakilan nara sumber, mengatakan bahwa event ini merupakan ajang promosi memperkenalkan Yogyakarta sebagai gudangnya seniman, media promosi sebagai tempat pilihan wisata seni serta menjalin erat kerjasama, komunikasi dengan seniman Asean dan Eropa.
Teoh Joo Ngee, salah seorang seniwati asal Malaysia, mengatakan bahwa Yogyakarta adalah sebuah lokasi bagi tumbuh dan berkembangnya seniman di Indonesia. "Saya percaya bahwa Yogya merupakan tempat yang menghasilkan seniman yang membumi, mereka sangat kuat memegang kepercayaan bahwa seni adalah jalan hidup mereka," tukas wanita melayu ini kepada Tim wartawan.
Kepribadian unik yang dimiliki Yogyakarta ternyata mampu mewadahi beragam kebudayaan. Maka layaklah apabila melalui forum ini, pameran internasional panta unutk diselenggarakan di Yogya. Yogyakarta merupakan kampung internasional bagi seni kreatif.
Seni & Budaya
Seniman Internasional Ikuti Pameran Java Spices




Kirim Komentar