
(Yogyakarta - Gudeg.net) Sebanyak enam ogoh-ogoh segera mengepung Candi Prambanan Yogyakarta pada acara menyambut Tawur Agung Kesanga tahun Saka 1935. Menurut Ketua Penyelenggara kegiatan Parisada DIY, DR. Gede Bayu Suparta, ogoh - ogoh yang akan tampil merupakan sumbangan dari para umat Hindhu se - Yogyakarta. Rencananya, enam Ogoh-ogoh itu bakal menari-nari di Pelataran Candi Prambanan pada Senin 11 Maret 2013 bersamaan dengan Upacara Maracu Panca Kelud Yamaraja Dirgayusabumi.
Tahun 2012 atau tepatnya tahun Saka 1934, panitia penyelenggara adalah Provinsi Jateng, pada tahun ini, DIY mendapatkan kehormatan untuk melaksanakannya. "Upacara Maracu Panca Kelud Yamaraja Dirgayusabumi, merupakan sebuah usaha umat Hindu untuk melakukan korban suci (Yadnya) agar diberikan keselamatan dan kesejahteraan bumi beserta isisnya," kata Gede.
Penyelenggaraan Nyepi tahun ini mengusung tema kegiatan "Kanthi Luhurung Budi, Umat Hindu Memetri Budaya Ngudi Raharjaning Praja" yang berarti dengan keluhuran budi, umat Hindu melestarikan kebudayaan luhur guna mencapai kesejahteraan bangsa dan negara, " kata Gede.
Enam dari tiga ogoh-ogoh akan dibawa ke Pura Jagadnatha, Bantul untuk dibakar. "Simbol pembakaran ogoh-ogoh merupakan bentuk pensucian diri," kata Gede. "Agar sifat manusia jauh dari kejahatan, sehingga kala yang ada dalam manusia akan pergi."
Saat disinggung tentang biaya yang dikeluarkan membuat ogoh-ogoh, Gede agak tersipu.Namun sumber lain mengatakan setiap pembuatan satu ogoh-ogoh menghabiskan dana hingga Rp 19 juta.
Seni & Budaya
Ogoh - Ogoh Siap Kepung Prambanan Yogyakarta




Kirim Komentar