(Sleman - Gudeg.net) Pendidikan tinggi terapan memiliki derajat yang sama dengan politeknik yang menyelenggarakan program pendidikan mencakup Diploma pada jenjang DI, DII, DIII, dan DIV, serta S2 Terapan dan S3 Terapan. Pendidikan terapan merupakan pendidikan tinggi yang mempersiapkan peserta didik untuk menjadi manusia terdidik, terampil serta profesional, khususnya pada penguasaan bekal teknis.
Hingga kini, menurut Direktur Sekolah Vokasi UGM, Wikan Sakarinto, S.T, M.Sc, Ph.D mengatakan bahwa meningkatnya jumlah SMK sebanyak 51% di Indonesia menjadikan sekolah vokasi semakin diminati calon mahasiswa. Sehingga Joint Seminar yang dilakukan UGM beserta beberapa Politeknik di Jepang penting untuk dilakukan.
"Joint seminar dengan tema "Vocational Education in Indonesia and Japan for Real Work & Beyond" merupakan langkah awal agar calon mahasiswa/wi mendapatkan pengetahuan serta ketrampilan yang dibutuhkan dalam dunia kerja," jelasnya.
Sejumlah peserta dari berbagai sekolah baik SMK maupun SMA dari DIY dan Jateng akan mengikuti seminar tersebut. Data terakhir menyebutkan ada 1089 peserta yang ingin mengetahui lebih dalam tentang pendidikan di Jepang seperti Politeknik Teknologi Nasional Akashi, Jepang, Politeknik Kagoshima Jepang, Politeknik Kitakyusu Jepang dan politeknik lain.
Sebagai efek simbiosis antar UGM dan Jepang, nantinya mahasiswa/wi yang masuk di sekolah vokasi UGM akan mendapatkan keuntungan seperti pertukaran pelajar, dosen dari UGM dapat melanjutkan studi di Jepang, Periset dari UGM dapat memanfaatkan laboratorium, visiting lecture dari Jepang untuk mengajar di UGM, dan sebaliknya.
Mengenai urusan penguasaan bahasa, calon mahasiswa/wi nantinya akan mendapatkan training TOEIC sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja bila diserap keluar negeri. "kursus ini menyiapkan calon tenaga kerja untuk bisa survive dalam pergaulan internasional khususnya pada dunia kerja, sehingga kemampuan komunikasinya dapat optimal," tambah Wikan Sakarinto.
Joint Seminar sendiri akan dilangsungkan di Grha Sabha Pramana UGM pada Kamis (28/02) mulai jam 07.30. Nantinya, peserta akan mendapatkan pengetahuan seputar perkembangan pendidikan di Jepang, dan nantinya diharapkan pendidikan terapan di Indonesia dapat sejajar dengan dunia pendidikan vokasi dibelahan dunia lain.
Pendidikan
UGM Tingkatkan Kerjasama Vokasi dengan Jepang




Kirim Komentar