Gelar kebangsawanan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat memiliki beragam kisah dan asal-usulnya. Setelah membacanya, pembaca diharapkan bangga jadi bagian dari provinsi yang istimewa ini. Nah, ini dia ke-12 sebutan itu:
#1 Bendara Mas Ayu (B.M.Ay.)
Bendara Mas Ayu sebutan kebangsawanan di lingkungan Kraton Yogyakarta yang diberikan kepada selir Sultan yang berasal dari rakyat biasa.
#2 Bendara Pangeran Harya (B.P.H.)
Bendara Pangeran Harya sebutan yang diberikan kepada putera-putera Sultan yang lahir dari selir dan telah diangkat menjadi pangeran karena telah dewasa atau menikah.
#3 Bendara Raden Ajeng (B.R.Aj.)
Bendara Raden Ajeng sebutan kebangsawanan di lingkungan Kraton Yogyakarta yang diberikan puteri-puteri Sultan yang masih anak-anak, dan terlahir dari selir.
#4 Bendara Raden Ajeng Gusti (B.R.Aj.G.)
Bendara Raden Ajeng Gusti sebutan kebangsawanan di lingkungan Kraton Yogyakarta yang diberikan kepada puteri sulung Sultan yang belum menikah yang terlahir dari garwa ampeyan (selir).
#5 Bendara Raden Ayu (B.R.Ay.)
Bendara Raden Ayu sebutan kebangsawanan di lingkungan Kraton Yogyakarta yang diberikan kepada puteri-puteri Sultan yang lahir dari selir dan telah menikah.
#6 Bendara Raden Mas (B.R.M.)
Bendara Raden Mas merupakan sebutan kebangsawanan di lingkungan Kraton Yogyakarta yang diberikan kepada putera-putera Sultan yang lahir dari selir dan belum menikah atau belum dewasa.
#7 Bendara Raden Mas Gusti (B.R.M.G.)
Bendara Raden Mas Gusti kebangsawanan di lingkungan Kraton Yogyakarta yang diberikan kepada putera sulung Sultan yang lahir dari garwa ampeyan (selir) dan belum diangkat menjadi pangeran.
#8 Gusti Bendara Pangeran Harya (G.B.P.H.)
Gusti Bendara Pangeran Harya sebutan kebangsawanan di Kraton Yogyakarta yang diberikan kepada putera-putera Sultan yang lahir dari selir dan telah diangkat menjadi pangeran serta diberi pangkat anugerah, yaitu gusti.
#9 Gusti Bendara Raden Ayu (G.B.R.Ay.)
Gusti Bendara Raden Ayu sebutan kebangsawanan di Kraton Yogyakarta yang diberikan kepada puteri-puteri Sultan yang telah menikah dan diberi pangkat anugerah, yaitu gusti.
#10 Gusti Kanjeng Ratu (G.K.R.)
Gusti Kanjeng Ratu sebutan kebangsawanan di lingkungan Kraton Yogyakarta yang diberikan kepada permaisuri Sultan dan puteri-puteri Sultan yang lahir dari permaisuri. Juga puteri Sultan yang lahir dari selir yaitu puteri yang tertua bisa dianugerahi sebutan Gusti Kanjeng Ratu. Misalnya G.K.R. Anom Adibrata.
#11 Gusti Pangeran (G.P.)
Gusti Pangeran sebutan kebangsawanan di lingkungan Kraton Yogyakarta yang diberikan kepada putera Sultan yang terlahir dari selir, yaitu putera tertua. Misalnya G.P. Hangabehi.
#12 Gusti Pangeran Harya (G.P.H.)
Gusti Pangean Harya sebutan yang diberikan kepada putera Sultan yang lahir dari permaisuri dan telah diangkat menjadi pangeran. Seiring berjalannya waktu, Kanjeng Pangeran Harya diberikan kepada putera Sultan yang lahir dari selir. Perubahan ini terjadi pada masa Sultan Hamengku Buwana IX. Dalam penulisannya biasanya disingkat menjadi K.G.P.H.
Sumber : Ensiklopedi Kota Yogyakarta, Dinas Kebudayaan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta




Kirim Komentar