Bukan Daerah Istimewa Yogyakarta bila tidak membuat sebuah acara menarik yang tentunya ada kaitan dengan pelestarian budaya. Demikian informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Sejarah Purbakala dan Museum Dinas Kebudayaan DIY, Erlina Hidayati, yang memberikan keterangan pada media mengenai event Festival Adiluhung Pandan Binetot yang akan berlangsung Jumat (15/04) di Pendopo Parasamya Pemkab, Bantul.
"Festival ini akan ada penampilan kesenian daerah, pentas seni tarian anak, dialog budaya dan yang paling mengesankan akan ada tampil kesenian beksa kraton baik dari Kraton Jogja maupun dari Puro Pakualaman," jelasnya di Pendopo Disbud, Jalan Kenari, Yogyakarta.
Sebagai informasi, pagelaran Pandan Binetot ini akan dimulai dari jam 15.00 WIB - 23.00 WIB. Dialog budaya sendiri dari pihak Kraton Jogja akan menghadirkan KRT Yudohadiningrat dan dari Puro Pakualaman akan menghadirkan KPH Kusumo Parasto.
Untuk kesenian Kraton dan Puro sendiri, beksan seperti Lawung Jajar, Menak Garuda, Floret dan Tandyatama akan keluar di Pendopo Parasamya. Menurut Erlina, khusus untuk Beksan Lawung Jajar akan akan terjun langsung Gusti Bendoro Pangeran Haryo (GBPH) Yudhaningrat.
"Beliau sendiri yang akan menabuh bedug sendiri, karena menurut cerita, Lawung Jajar ini termasuk beksan yang memiliki aura spesial dan tak banyak yang kuat," katanya.
Ia berharap dengan adanya kegiatan ini, kesenian adiluhung yang ada di Yogyakarta terus dapat dipelihara dengan baik.




Kirim Komentar