Gudegnet - Grab meluncurkan layanan GrabGerak untuk wilayah DIY di Pendopo Royal Ambarrukmo, Sleman, Kamis (10/10). Layanan ini dirancang khusus untuk difabel dengan mengutamakan aspek keamanan dan kenyamanan.
Mediko Azwar, Marketing Director of Grab Indonesia, mengatakan bahwa layanan ini merupakan wujud komitmen untuk mendukung mobilitas difabel. “Kita percaya bahwa mobilitas dan aksesibilitas itu bukan hanya miliki orang tertentu saja tapi jadi hak dasar bagi semua orang, termasuk juga penyandang disabilitas,” ucapnya saat peluncuran.
Untuk layanan ini Grab menyediakan 100 armada GrabCar dengan stiker khusus GrabGerak di Yogyakarta selama tahap uji coba. Grab juga menyiapkan mitra pengemudi yang telah mendapat sertifikasi.
Seratus mitra pengemudi GrabGerak yang beroperasi pada tahap peluncuran telah melalui proses pelatihan khusus seputar kesetaraan dan layanan bagi penyandang disabilitas. Mitra pengemudi juga telah mendapat pengetahuan mengenai keamanan mendasar dari Advokasi untuk Disabilitas Inklusi (Audisi).
Ketua Pusat Layanan Difabel Universitas Islam Negeri (UIN) Yogyakarta, Arif Maftuhin, yang juga hadir dalam peluncuran mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik layanan ini. “Semoga apa yang dilakukan Grab dapat mendorong terwujudnya Yogyakarta yang lebih inklusif dan ramah kepada difabel,” ucapnya.
Yogyakarta merupakan kota kedua yang memiliki Layanan GrabGerak, setelah sebelumnya layanan ini diluncurkan di Jakarta pada April 2018.




Kirim Komentar