Gudeg.net – Para perupa yang tergabung dalam Kelompok Oerip menggelar pameran lukisan bertajuk “Oeroep”. Pameran ini digelar di Bentara Budaya Yogyakarta (BBY), Jalan Suroto No 2, Kotabaru pada 24 hingga 30 Juli 2019.
Seniman yang tergabung dalam Kelompok Oerip adalah Ipong Purnama Sidhi, Tjahyadi Hartono, Ruslan, Katirin, Joni Ramlan, Januri, dan Gus Her.
BBY dalam laman resminya menuliskan, konsep pameran yang mereka usung adalah sebuah refleksi estetis seni lukis, yang memaknai secara kritis arti kehidupan manusia, dan mencoba melihat ulang realitas sosial kita hari ini berdasarkan ingatan-ingatan sejarah.
Seusai pembukaan yang berlangsung Rabu (24/7) malam, hadirin memasuki ruang pamer. Ada belasan karya yang dapat kita nikmati. Ada lukisan figur, sebuah tempat, dan yang lainnya.
Misalnya figur badut dalam lukisan berjudul “The Unknown Clown#2” karya Ipong Purnama Sidhi. Lain lagi dengan karya berjudul “Rest area” karya Januri. Karya ini menggambarkan meja dan kursi yang tertata seperti di sebuah ruang tamu.

“Urip iku urup” merupakan falsafah Jawa yang berarti hidup itu nyala. “Dapat dipahami hidup yang sejati adalah ketika mampu menerangi sekitar,” kata Janu Pu, penulis, dalam tulisannya di dinding pameran.
Janu juga menyampaikan, pameran ini merupakan tidakan nyata Kelompok Oerip dalam proses berkesenian. Karya-karya yang dipajang menjadi penghubung antara pengunjung di ruang pamer dan proses seniman di studio. Dalam pameran ada proses ketika bersosialisasi, pengalaman, spiritual, pencapaian kedewasaan berpikir.
“Kehidupan adalah proses, inilah urip. Jika manfaat setiap karya dapat sampai kepada masyarakat penikmat seni, inilah Urup,” kata Janu Pu.





Kirim Komentar