Gudeg.net - Masyarakat Kwagon, Godean, Sleman menggelar upacara adat Saparan Kwagon pada Minggu (13/10). Termasuk di antara 6 gunungan yang dikirab, ada gunungan dari apem dan juga replika genteng.
“Gunungan melambangkan hasil dari kegiatan rutin masyarakat Kwagon,” kata Sukiman Hadiwijoyo, Dukuh Kwagon kepada Gudegnet, Minggu (13/10) di lokasi acara.
Gunungan Apem juga dimaknai sebagai wujud syukur yang kemudian akan diperebutkan warga.
Selain itu ada pula gunungan replika gunung lempung atau tanah liat yang merupakan bahan baku yang dipakai warga Kwagon dalam membuat genteng dan juga batu bata.
Ada juga gunungan replika genteng berikut gambar batanya.
Gunungan lainnya antara lain gunungan sajen, gunungan lanang dan gunungan wadon.
Usai dikirab, gunungan diperebutkan warga. Warga nampak antusias menyaksikan prosesi Saparan Kwagon.
Gunungan-gunungan tersebut diarak 5 bergada yang antara kain juga melibatkan siswa Sekolah Dasar setempat dan komunitas motor trail.
Sukiman menjelaskan, acara ini merupakan sebuah ritual tahunan untuk memohon keselamatan sekaligus sebagai rasa syukur, karena warga dapat bekerja sebagai penambang lempung, perajin genteng, dan perajin batu bata, di mana bahan bakunya berasal dari Gunung Kwagon.
Lebih lanjut ia mengatakan, jika Bekakak Saparan yang diselenggarakan di Gamping, Sleman merupakan Saparan gunung gamping, Saparan Kwagon ini merupakan Saparan gunung lempung yang dikeramatkan sebagai sumber bahan baku.
“Maksud dan tujuannya melestarikan budaya dalam bentuk ritual, dalam bentuk peninggalan kesenian seperti karawitan, budaya-budaya yang kaitannya dengan zaman duku,” ucapnya.
Lewat upacara adat ini warga memohon guyub rukun, memohon usaha berjalan baik, dan selalu selamat, di samping untuk menjaga kegotongroyongan.




Kirim Komentar