Gudeg.net- Puluhan lukisan karya dari tujuh perupa muda asal Yogyakarta terpajang di Galeri Bentara Budaya Yogyakarta (BBY). Mengangkat judul “Dari Rumah” Menginang Toleransi, pameran lukisan ini digelar 6-16 Maret 2020.
Ketujuh perupa muda tersebut adalah Angga Putra H, Angling Kusuma, Ibnu Nugroho, M Tegur Angkara, Riski Pangestu, Risya Falah, dan Sang Kansa.
Penulis pameran, Laksmi Shitaresmi, mengatakan, ketujuh perupa muda ini berusaha untuk menggambarkan rasa toleransi di atas keberagaman yang ada di antara mereka.

“Mereka telah sama-sama belajar seni rupa sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) dan telah memiliki ikatan yang cukup kuat dalam pertemanan,” ujar Laksmi Shitaresmi, Senin (9/3).
Menurut Laksmi, secara personal mereka memiliki persamaan minat seni yaitu seni rupa murni. Namun secara kekaryaan setiap individu mengeluarkan potensi dan ciri khas mereka masing-masing dalam melukis.
“Perbedaan karakteristik itulah yang mereka artikan sebagai toleransi. Di mana saling membangun spirit hingga saling mengkritik untuk hal yang membangun,” tuturnya.

Menginang toleransi diambil dari sebuah sikap untuk saling menghargai perbedaan, saling membutuhkan dan saling mengkritik setiap karya. Seluruhnya mereka nikmati seperti mengunyah kinang, dimana semua menyatu dan menjadi kuat.
Toleransi ditekankan pada titik “tidak harus sama“. Kata toleransi dikembalikan pada peristiwa yang terjadi pada diri tiap individu, setiap perbedaan proses dan konsep berkarya justru membentuk kekuatan.

“Mereka ingin mengemukakan perbedaan karakteristik ini tanpa mengalahkan kekuatan satu sama lain,” ungkap Laksmi.




Kirim Komentar