Gudeg.net – Sri Sultan Hamengku Buwono X genap bertahta selama 31 tahun menurut kalender masehi pada 7 Maret 2020. Memperingati ulang tahun kenaikan tahta atau Tingalan Jumenengan Dalem Sri Sultan HB X, Keraton Yogyakarta menggelar pameran busana keraton bertajuk “Abalakuswa: Hadibusana Keraton Yogyakarta”.
Pameran berlangsung di Bangsal Pagelaran, 8 Maret hingga 4 April 2020. Sri Sultan HB X saat pembukaan, Sabtu (7/3) menyampaikan, pameran ini mengungkap matra busana tradisional keraton.
“Di dalam busana dan peradaban keraton sarat keunikan, sekaligus daya tarik yang menggoda. Banyak filosofi dan ajaran kehidupan yang terkandung dalam wastra Keraton yang memiliki denyut aktualitas,” ucap Sultan.
Dalam kesempatan yang sama, GKR Hayu, Ketua Acara Tingalan Jumenengan Dalem, mengatakan, Abalakuswa bermakna rangkaian busana kebesaran.
Memasuki ruang pamer, pengunjung dapat membaca sejarah singkat busana keraton dari masa pemerintahan Sri Sultan HB I hingga Sri Sultan HB X. Di ruangan yang sama, dipamerkan busana yang digunakan oleh permaisuri.
Memasuki ruang lain, pengunjung dapat melihat batik-batik dengan beragam corak. Ada pula busana prajurit-prajurit keraton, seperti Prajurit Dhaeng, Prajurit Nyutra, dan yang lainnya.
Dalam pameran ini dipamerkan juga busana yang dikenakan Sri Sultan HB X ketika naik tahta, busana Sultan untuk menerima tamu kerajaan, dan lain-lain. Busana-busana yang dipamerkan dilengkapi dengan penjelasan. Selain busana dalam bentuk asli, ada pula foto dan video dokumentasi tentang busana keraton.
Pameran ini dapat dikunjungi pukul 09.00-16.00 pada hari Senin-Kamis, dan pukul 09.00-21.00 di hari Jumat-Minggu, dengan tiket masuk seharga Rp 5000.
Pengunjung diharap mematuhi peraturan yang ditetapkan untuk tidak membawa makanan dan minuman ke dalam ruang pameran, tidak merokok di ruang pameran, dan tidak mengambil gambar serta menyentuh koleksi busana yang dipamerkan.
Pameran diisi dengan workshop batik, diskusi seputar tema terkait busana dan peradaban di Keraton Yogyakarta. Pengunjung juga dapat menyaksikan pementasan Beksan Trunojoyo pada 25 Maret 2020 dan Wayang Wong Purwo pada 4 April 2020.




Kirim Komentar