Foto: Dok. SAKA
Sanggar Kesenian Aceh Universitas Gadjah Mada (SAKA UGM) meraih juara dalam "International Online Dance Festival Art Live 2020". Tim ini meraih tiga gelar juara yaitu Laureate 1 Degree, Special Diplomas for Brilliant Preparation of Dance Performance, dan Best Dance Grup.
SAKA mengungguli 25 kelompok peserta dari berbagai negara seperti Malaysia, Bulgaria, Rusia, dan negara lainnya. Tim ini membawakan tarian secara daring, diiringi oleh tabuhan Rapa'i, alat musik perkusi khas Aceh, dengan lantunan syair indah.
Uun Nistaful, salah satu anggota SAKA UGM mengatakan timnya membawakan Tarian Ratoeh Jaroe. "Tarian ini menyiratkan budaya Aceh yang memiliki semangat kekompakan, religiusitas, dan bergotong royong dalam kesehariannya. Meskipun dalam kondisi pandemi, semangat kami untuk tetap melesatarikan budaya negeri tidak surut," ucapnya seperti dikutip ugm.ac.id, Jumat (23/10).
Ia berharap prestasi SAKA UGM ini dapat menginspirasi generasi muda untuk lebih mencintai dan melestarikan budaya Indonesia, agar semakin banyak pemuda yang berprestasi dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Sebelumnya, SAKA UGM telah menorehkan prestasi lain di tingkat dunia, di antaranya First Place Grand Prix Winner di XXII International Art Festival Prague Star 2015 (Praha, Republik Ceko), Pride of Asia Award di 11th Surin International Folklore Festival 2016 (Surin, THailand), Absolute Winner di World Cup Folklore 2017 (Jesolo, Italia), Grand Prix Winner di 11th International Competition of Folklore, Dance, and Music “Les Etoiles de Paris” 2018 (Paris, Perancis), serta Third Place dan Laureate 1 di “X World Championship of Folklore World Folk 2020, Online”.




Kirim Komentar