Gudeg.net - Galeri seni Srisasanti Syndicate, menggelar pameran tunggal Zhang Kexin dengan judul “2020, Contemporary Art by Zhang Kexin”. Seniman asal Tiongkok tersebut memajang delapan lukisan yang dipamerkan untuk pertama kalinya.
Pameran ini berlangsung mulai hari ini, 6 November 2020 hingga 3 Januari 2021. Srisasanti Syncicate dalam keterangan pers menjelaskan, tema pameran ini berdasar akan bagaimana pandemi telah mempengaruhi kehidupan dan juga hubungan antar manusia dengan hal material, alam dan roh spiritual.
Isu global dan lingkungan juga bersentuhan dengan tema dalam pameran ini. Semua karya Zhang Kexin dibuat dalam masa pandemi.
Dalam pameran ini pengunjung akan disuguhi karya-karya colourful. “Karya-karya di era pandemi ini penuh warna, mengisyaratkan harapan, meski masih ada symbol dan kode yang terselip mengirimkan pesan tentang ironi dan tragedi,” terang Srisasanti Syndicate.
Dalam proses penciptaan karya, Zhang menggunakan dasar akan tiga garis penghubung: antara manusia dengan hal material, manusia dengan alam, serta manusia dengan roh.
Sementara itu, Georgius Amadeo, staff Public Relation Tirtodipuran Link menjelaskan, Zhang Kexin dikenal sebagai seniman nomaden. Ia berpindah-pindah berkeliling dunia, yakni di Moskow, Beijing, Bangkok. Saat ini, ia tingga di Magelang, Indonesia.
Pameran “2020, Contemporary Art by Zhang Kexin” di Tirtodipuran Link, Jumat (6/11) - Gudegnet/ WIrawan Kuncorojati
“(Pameran ini) berdasarkan hasil refleksi, dia orang yang sering berpindah-pindah tempat dan gara-gara pandemi ini tidak bisa ke mana-mana. Dia sempat untuk merefleksikan pengalaman hidup yang sudah jauh berpindah-pindah tempat dengan memasukkan aspek-aspek pandemi,” terang Georgius kepada Gudegnet, Jumat (6/11).
Srisasanti Syndicate terletak di Tirtodipuran Link, Jalan Tirtodipuran No. 50, Yogyakarta. Pengunjung bisa langsung mengunjungi galeri, dengan menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, cek suhu tubuh dan menjaga jarak.
Untuk menerapkan jaga jarak, pihak galeri telah menyiapkan tanda alur di lantai. Jumlah pengunjung dibatasi, maksimal 20 orang. Galeri buka hari Selasa-Minggu pukul 12.00-19.00.
Bersamaan dengan pameran ini, Srisasanti Syncicate juga menggelar pameran tunggal “Kala Kali Incognito” oleh seniman kontemporer Heri Dono. Pameran tersebut juga menyinggung isu seputar pandemi.




Kirim Komentar