Gudeg.net - Dinas Kebudayaan Kulonprogo menyelenggarakan Festival Upacara Adat tingkat Kabupaten Kulonprogo pada Rabu-Sabtu, 24-27 Maret 2021. Acara ini diikuti 12 kapanewon, disiarkan secara langsung lewat kanal Youtube Dinas Kebudayaan Kulonprogo.
Acara ini dibuka dengan penampilan anak berkebutuhan khusus dari Sanggar Sri Panglaras, Temon. Bupati Kulonprogo, Sutedjo, mengatakan, Kulonprogo sangat sarat, kental dengan kehidupan ritual dan aktivitas adat tradisi. Tradisi tersebut antara lain Wiwitan, bersih desa, Nguras Sendang, Jamasan Pusaka, Nyadran, Rasulan, dan lain sebagainya.
Acara ini, kata Sutedjo, menampilkan berbagai potensi upacara adat dari kapanewon se-Kabupaten Kulonprogo, yang dikemas dalam bentuk seni pertunjukan.
Ia menyampaikan, acara ini memiliki beberapa tujuan, di antaranya menggali potensi kebudayaan dan atau kearifan lokal dan meningkatkan fungsi kesenian daerah sebagai penangkal terpaan budaya asing yang tidak sesuai dengan Bangsa Indonesia.
“Meskipun dilaksanakan dalam masa pandemi, tetapi semoga tetap memiliki makna yang cukup mendalam bagi pelestarian budaya kita,” kata Sutedjo saat memberi sambutan, Rabu (24/3).
Kapanewon yang tampil pada malam hari ini adalah Kapanewon Pengasih, Samigaluh, dan Wates. Pada Kamis (25/3), dijadwalkan akan tampil Kapanewon Kalibawang, Galur, dan Kokap mulai pukul 10.00. Pada Jumat (26/3) dijadwalkan tampil Kapanewon Sentolo, Girimulyo, dan Panjatan mulai pukul 09.00.
Sementara itu pada hari terakhir, Sabtu (27/3) akan tampil Kapanewon Temon, Lendah, dan Nanggulan, mulai pukul 10.00.




Kirim Komentar