Gudeg.net- Untuk membangkitkan kembali pariwisata di sekitar Malioboro, Pemerintah Kota (Pemkot) dan warga Pasar Kembang selenggarakan Pasar Kembang Festival atau Sarkem Fest 2021.
Berbagai kegiatan digelar selama tujuh hari berturut-turut mulai dari 3-9 April 2021 di antaranya panggung musik keroncong, fesyen show, barongsai dan pameran mural, UMKM dan lainnya.
“Semoga Sarkem Fest menjadi awal optimisme Yogya aman, nyaman, sehat dan tetap dikunjungi masyarakat. Ini menunjukan siap menyambut wisatawan,” ujar Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi seperti dikutip dari laman Pemkot Yogyakarta (www.jogjakota.go.id) , Minggu (4/4).
Meski digelar pada masa pandemi Covid-19 namun Pemkot mengingatkan seluruh kegiatan harus menerapkan protokol kesehatan (prokes). Tujuannya agar memberikan keamanan dan kenyaman masyarakat dan wisatawan yang berkunjung.
Menurut Heroe, prokes diterapkan tidak hanya pada arean Sarkem Fest saja akan tetapi secara menyeluruh di kampung Sarkem.
“Dengan kondisi pandemi yang penting kita bisa beradaptasi. Misalnya tetap ada kegiatan atraksi tapi tidak menciptakan kerumunan dan tidak menyebabkan kasus meluas,” jelasnya.
Sarkem Fest diharapkan dapat menjadi sarana penyaluran kreativitas sekaligus pergeseran citra Sarkem yang identik dengan hal negatif.
Dengan mengusung tema Menyapa Rasa Menggapai Martabat, Heroe berharap festival ini bisa mengubah citra Sarkem menjadi lebih baik.
“Kami mengapresiasi masyarakat Pasar Kembang yang menggelar kegiatan ini dan harapannya dapat tetap menjaga ruh dari lokasi yang menjadi salah satu sejarah Kota Yogyakarta ini,” harapnya.
Pada laman yang sama, Ketua Festival Sarkem 2021, Arief Effendi mengatakan kegiatan Festival Pasar Kembang telah diinisiasi pada tahun 2019.
Ia menambahkan, acara ini juga sebagai ajang pemberdayaan masyarakat dan mengubah citra Pasar Kembang menjadi lebih baik.
“Kegiatan ini dilakukan secara swadaya oleh masyarakat dan mendapat dukungan dari Pemkot dan kami akan terus semangat. Pandemi Covid-19 ini memang berat, tapi kami akan tetap semangat,” ungkapnya.




Kirim Komentar