Di bawah gubuk kecil, seorang lelaki separuh baya duduk santai
sambil mengobrol dengan seorang lelaki muda. Entah apa yang mereka
bicarakan. Topi butut yang dipegangnya, dikibas-kibaskan untuk mengusir
gerah yang menghinggapi tubuhnya.
Tugiran adalah penjual hewan kurban yang sering mangkal di Jl. Tritunggal, Wirosaban, Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta. Sudah tujuh kali menjelang Idul Adha bapak berusia 55 tahun ini berjualan hewan kurban, kambing. Karena tak cukup modal, ia memilih tak berjualan sapi.
Sepekan ini, sudah 38 ekor kambing dagangannya laku terjual. Hari ini masih ada empat yang belum terjual. Tugiran berharap, kambingnya laku semua seperti tahun lalu. Tahun lalu ia berhasil menjual 49 ekor kambing. "Saya optimis besok bisa lebih dari tahun kemarin," ungkapnya percaya diri.
Dalam sehari, Tugiran bisa menjual tiga sampai lima kambing. Tak seperti penjual kambing lainnya yang punya modal besar, Tugiran tak punya penawaran spesial. Tak ada door price yang ditawarkan. Hanya saja, ia menyediakan layanan antar yang gratis. Dengan keikhlasannya seperti ini ia berharap bisa "berkurban" menjelang Idul Adha walaupun tak bisa berkurban kambing atau sapi.
Tugiran biasa menjual kambingnya dengan harga Rp 850.000,00 - Rp 1.500.000,00 per ekor. Penetapan harga ini tergantung bagus tidaknya kambing atau besar kecilnya kambing. Usia kambing pun bisa jadi bahan pertimabangan pula. Menurut Tugiran, umur tujuh bulan, kambing sudah layak jual.
Tugiran juga memberikan tips untuk Anda yang berniat membeli kambing. "Cari yang badannya agak panjang, tanduk yang sudah mulai melengkung ke depan dan kaki yang tinggi (yang punya tulang kuat -red)," jelas Tugiran sambil memperlihatkan kambing terbaiknya.
Walaupun Tugiran tak dapat mengurbankan seekor kambing pun di Idul Adha nanti, niat yang suci dengan memberikan pelayanan kepada orang-orang yang hendak berkurban dapat menambah amal dan ibadahnya. Untuk Anda yang hendak berkurban, bisa mempraktekkan tips yang diberikan oleh Tugiran. Tetap teliti sebelum membeli!
Tugiran adalah penjual hewan kurban yang sering mangkal di Jl. Tritunggal, Wirosaban, Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta. Sudah tujuh kali menjelang Idul Adha bapak berusia 55 tahun ini berjualan hewan kurban, kambing. Karena tak cukup modal, ia memilih tak berjualan sapi.
Sepekan ini, sudah 38 ekor kambing dagangannya laku terjual. Hari ini masih ada empat yang belum terjual. Tugiran berharap, kambingnya laku semua seperti tahun lalu. Tahun lalu ia berhasil menjual 49 ekor kambing. "Saya optimis besok bisa lebih dari tahun kemarin," ungkapnya percaya diri.
Dalam sehari, Tugiran bisa menjual tiga sampai lima kambing. Tak seperti penjual kambing lainnya yang punya modal besar, Tugiran tak punya penawaran spesial. Tak ada door price yang ditawarkan. Hanya saja, ia menyediakan layanan antar yang gratis. Dengan keikhlasannya seperti ini ia berharap bisa "berkurban" menjelang Idul Adha walaupun tak bisa berkurban kambing atau sapi.
Tugiran biasa menjual kambingnya dengan harga Rp 850.000,00 - Rp 1.500.000,00 per ekor. Penetapan harga ini tergantung bagus tidaknya kambing atau besar kecilnya kambing. Usia kambing pun bisa jadi bahan pertimabangan pula. Menurut Tugiran, umur tujuh bulan, kambing sudah layak jual.
Tugiran juga memberikan tips untuk Anda yang berniat membeli kambing. "Cari yang badannya agak panjang, tanduk yang sudah mulai melengkung ke depan dan kaki yang tinggi (yang punya tulang kuat -red)," jelas Tugiran sambil memperlihatkan kambing terbaiknya.
Walaupun Tugiran tak dapat mengurbankan seekor kambing pun di Idul Adha nanti, niat yang suci dengan memberikan pelayanan kepada orang-orang yang hendak berkurban dapat menambah amal dan ibadahnya. Untuk Anda yang hendak berkurban, bisa mempraktekkan tips yang diberikan oleh Tugiran. Tetap teliti sebelum membeli!



Kirim Komentar