Seni & Budaya

Jogja Dikunjungi Delegasi Konferensi Asia Afrika

Oleh : Dude / Senin, 00 0000 00:00

Tahun ini, Jogja kembali menjadi daerah yang berkesempatan dikunjungi oleh sebanyak 40 orang delegasi dari 33 negara di Asia dan Afrika, dalam rangkaian peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-55. Kunjungan budaya tersebut rencananya akan berlangsung pada 23-24 Oktober mendatang.

Ketua panitia penyambutan lokal, Ilmardani Rince Ramli menyatakan pihaknya siap menyambut perwakilan dari negara-negara Asia Afrika tersebut dalam kunjungan budayanya ke Jogja besok.

"Nanti rencananya, sebelum menuju puncak kegiatan yakni konferensi di UGM, delegasi akan berkunjung ke ke Kampus Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) sebagai salah satu kampus yang sangat dekat dengan budaya," ujarnya di Kampus UWMY, Jumat (22/10).

Ilmardani menyatakan, kampus yang terletak di sebelah barat Kraton Ngayogyakarta itu ternyata juga menjadi tempat bersejarah bagi pelaksanaan KAA. "Ada sebuah ruang itu pernah digunakan oleh Sultan HB IX dan Perdana Menteri India Jawaharlal Hehru pada waktu itu. Nanti rombongan juga akan diajak berkunjung ke sana," tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, delegasi akan disuguhi sejumlah atraksi budaya yang menggambarkan Jogja sebagai miniatur Indonesia. Selain itu, sejumlah komunitas keagamaan juga akan berpertisipasi dalam kunjungan tersebut.

"Ketika berada di Jogja, para delegasi juga akan diberikan makanan dan minuman tradisional khas Jogja seperti wedang secang, kacang godhog, dll sebagai salah satu hasil budaya tradisi yang masih ada hingga saat ini," terangnya.

Rencananya, seluruh rombongan akan dijemput dari kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) menuju ke Kampus Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) pada Sabtu, sekitar pukul 09.00 WIB. Penjemputan tersebut akan dilakukan dengan kendaraan tradisional andong.

Setibanya di UWMY, tamu rombongan akan disambut dengan tari cakil dan tari ular dari Papua di di Pendopo Agung UWMY. Selanjutnya, seluruh perwakilan negara-negara Asia Afrika tersebut juga akan diberikan cinderamata berupa buku budaya yang berjudul "Perubahan Bentuk Bangunan dalam Mangkubumen" karya Yuni Astuti dan Satrio Wibowo.

Setelah beramahtamah di UWMY, rombongan kemudian akan bertolak ke Ndalem Mangkubumen dan melanjutkan perjalanan menuju Kraton Yogyakarta dengan menggunakan kereta andong wisata. Usai berkeliling di dalam kraton, rombongan lalu kembali UGM dengan dijemput oleh panitia Konferensi Asia Afrika.

Rangkaian peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-55 di Jogja, selain diisi dengan kunjungan budaya pada 23-24 Oktober nanti, juga akan diisi dengan konferensi yang akan digelar pada 25-27 mendatang di UGM. Sementara secara nasional, rangkaian kegiatan tersebut diselenggarakan pada 25 Oktober 2010 hingga 30 Oktober 2010 dengan sejumlah kegiatan.

0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    GCD 98,6 FM

    GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    UNISI 104,5 FM

    UNISI 104,5 FM

    Unisi 104,5 FM


    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM


    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM



    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini