House of Balcony Plaza Ambarukmo Yogyakarta, Sabtu (16/4/2011) malam ramai didatangi insan
pers dan pengunjung. pada malam tersebut dilaksanakan launching Honda CBR 250R. dalam kesempatan itu, Budi Hartanto yang
bertugas sebagai marketing Sub Dept head mengatakan bahwa pihaknya optimis mengembangkan pasar motor sport di Yogyakarta.
Beliau mengatakan pula bahwa pihaknya akan meningkatkan penjualan sepeda motor Honda hingga
54%. Hingga sejauh ini, pesanan yang sudah tiba ditangan pelanggan di wilayah Jogja dan Jateng telah mencapai 33 Honda CBR
250R. "Sekitar tiga mingguan motor sudah bisa ada di tangan pemesan," ujar Budi Hartanto. Karena motor ini merupakan kelas
premium, maka untuk publik Jogja bisa melakukan inden dari sekarang. Begitu motor tiba, langsung diantar kepada pelanggan.
Pihaknya berencana akan selalu melirik potensi market yang lain seperti motor skuter
dan motor bebek. Berbicara mengenai CBR 250R , ada yang spesial dengan motor gede tersebut. Ada sistem Combine ABS yang
merupakan penggabungan sistem combi brake dengan sistem ABS. Apabila pedal rem kaki ditahan, maka sistem ABS akan bekerja
pada roda depan dan belakang secra proporsional, sedangkan bila tuas rem tangan ditekan, maka sistem ABS akan bekerja pada
roda depan saja.
Teknologi ini merupakan yang pertama di dunia dalam kelasnya. Selain itu,teknologi PGM-FI
pada CBR 250R akan menghasilkan mesin yang optimal dan akselerasi yang responsif. Ditambah lagi, Smart Riding position pada
motor ini, akan memudahkan anda dalam mengendarinya, karena pola ini akan berpengaruh pada pengendalian saat anda bermanuver
dengan motor tersebut.
Saat ditanya mengenai kesiapan Honda menghadapi after sales, pihaknya telah menggembleng
SDMnya di 10 bengkel resmi untuk tingkat perawatan kendaraan. Hal tersebut dibuktikan dengan persiapan tools dan training
yang dilaksanakan selama 2 hari. Untuk bulan April, pihaknya akan melakuakn training secara keseluruhan di ahas dan
dealer-dealer. "Semuanya terintegrasi untuk melayani pelanggan," papar Budi Hartanto.



Kirim Komentar