Siang itu nampak termenung seorang anak berumur 13 tahun mengenakan kaos putih dan
bercelana pendek warna biru. Ia kemudian menghampiri sebuah motor roda 3 yang didalamnya terdapat buku-buku bergambar dengan
aneka judul.
Tim gudegnet dari kejauhan mencoba untuk memperhatikan langkahnya, saat sampai di depan rak
buku, bukan jejeran buku yang bergambar lucu yang dilihatnya, melaikan sebuah buku yang memuat ratusan informasi pengetahuan
alam.
Kami berkenalan dengan anak berkulit sawo matang itu, Paryanto namanya. Ia merupakan salah
satu anak penghuni shelter Gondang I yang ada di daerah Wukirsari Sleman Yogyakarta.
Remaja yang kini sekolah di SMP 2 Cangkringan ini merupakan salah satu anak yang bersyukur
atas bantuan 6 mobile library (perpustakaan keliling) yang ada di shelter itu atas bantuan dari Credit Suisse dan Putra
Sampoerna foundation pada Jumat (15/07).
selesai aktivitas sekolah biasanya main dan baca buku punya saya sendiri, ya kalo sekarang
kan udah ada perpustakaan keliling, jadi setelah pulang sekolah ya saya bisa baca buku di shelter ini" Ucapnya bungah.
Credit Suisse sendiri merupakan sebuah perusahaan penyedia layanan finansial utama di
dunia. Sebagai sebuah bank yang terintegrasi, Credit Suisse menetapkan kegiatan CSR untuk membantu masyarakat yang sangat
membutuhkan.
Program yang diluncurkan saat ini adalah Integrated Literacy Program (program membaca
terpadu) yang kemarin ditandai penyerahan terhadap 6 mobile library berupa kendaraan roda 3 yang telah dibentuk seperti
perpus keliling. Selvi Aman selaku Vice Presiden for Community Development Credit Suisse kepada Dra. Suyamsih M.Td selaku
Kepala Dinas Pendidikan Kab. Sleman.
Suyamsih mengatakan rasa terimakasih kepada Credit Suisse dan PSF yang telah sudi membantu
program pendidikan ini. "Mobile Library ini rencananya akan berkeliling dari satu kecamatan ke kecamatan yang lain dan akan
dijadwalkan secara kontinyu." Pungkasnya.



Kirim Komentar