
Model pendidikan life skill sangat efektif diterapkan di sekolah yang diintegrasi dengan semua mata pelajaran. Demikian ungkap Mudzakkir Ali (50) dalam hasil penelitian dengan metode research and development dibeberapa sekolah seperti MA Al Hikmah II Brebes, SMK Roudlotul Mubtadiin Jepara dan SMA Semesta Semarang.
Karya penelitian mahasiswa pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta itu dipresentasikan
dalam rangka untuk meraih gelar doktor bidang ilmu agama dikampus tersebut baru-baru ini.
Ia mengungkapkan dalam presentasinya bahwa sekolah yang menjadi obyek penelitiannya itu
sudah mengimplementasikan model pendidikan life skill dengan varia life skill yang berbeda-beda.
Bentuk materi life skill pada kurikulum ekstrakurikuller itu seperti komputer, bahasa
Inggris, tata busana, periklanan, elektronika, otomotif, dan pengelasan. Ada pula yang mengimplemetasikan life skill pada
setiap muatan kurikullum mata pelajaran terprogram pada setiap proses pembelajaran.
Dari pengamatan dan pengumpulan data yang dilakukan oleh putra kelahiran Demak ini,
terungkap bahwa implementasi life skill sangat efektif bila sudah menyatu dengan sistem kultur pembelajaran.
Laki-laki yang kini menjabat sebagai Asisten Direktur Program Pascasarjana Univertsitas
Wahid Hasyim Semarang itu melakukan analisis dengan menggunakan 8 tahap uji model. Oleh tim penguji Bapak 3 putra ini
dinyatakan lulus dari UIN Sunan Kalijaga dengan predikat sangat memuaskan.



Kirim Komentar