
Alun-alun utara Yogyakarta menjadi sejarah atas diselenggarakannya upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-66 yang diinisiasi oleh Kodam IV Diponegoro pada Rabu (05/10).
Dalam kesempatan tersebut Panglima Kodam IV Diponegoro Mayjen TNI Ir. Mulhim Asyrof bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Kemudian komandan upacara, dipimpin oleh Komandan Pangkalan TNI AL Semarang Kolonel Laut Mulyanto.
Dalam perayaan HUT TNI tahun 2011 ini, tema yang diambil adalah "Dengan Keterpaduan dan Profesionalisme, TNI bersama Komponen
Bangsa Siap Menjaga dan Menegakkan Kedaulatan serta Keutuhan NKRI". Hal ini dimaksudkan untuk selalu membangkitkan semangat
pengabdian TNI dalam melindungi Bangsa Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Panglima Kodam IV Diponegoro Mayjen TNI Ir. Mulhim Asyrof membacakan amanat Panglima TNI, Laksamana TNI
Agus Suhartono. Disampaikan bahwa pengabdian TNI sejak awal kemerdekaan hingga saat ini pada hakikatnya merupakan bukti
komitmen kesetiaan tulus prajurit TNI pada bangsa negara.
Pernyataan langsung juga diungkapkan oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan HB X yang mengatakan bahwa
profesinailsme bagi sangat penting, "TNI melewati pendidikan yang profesional, saya kira sesuatu yang sudah dari awal
didesain secara profesional tentu bersifat positif," jelasnya.
Acara yang menyedot perhatian warga Yogyakarta itu memberikan suguhan unik. Selain upacara, ada persembahan berbagai tarian
tradisional seperti Jatilan, Angguk putri, tarian 33 bendera merah-putih oleh TNI, terjun payung dan aksi devile dari
berbagai jajaran.



Kirim Komentar