Kegigihan seorang Hj. Dyah Suminar, S.E dalam mengembangkan PAUD merupakan sebuah langkah positif dalam memberikan edukasi pada anak-anak calon penerus bangsa khusunya bagi kualitas pendidikan anak usia dini di Kota Yogyakarta.
Usia emas antara 0-4 tahun merupakan waktu paling baik dalam menanamkan pendidikan secara kognitif maupun secara posikologis. Saat paling berat adalah pada waktu setelah gempa di Bantul tahun 2006 silam. Saat itu kegiatan PAUD sempat mandeg dan kurang terurus.
Namun setelah peristiwa itu, Hj. Dyah Suminar, S.E beserta jajarannya melakukan perbaikan kembali agar PAUD tidak hanya sebuah nama, namun harus ada aktivitas. Dalam bincang-bincang secara eksklusif dikediamannya, istri Walikota Yogyakarta Herry Zudianto ini menegaskan bahwa pendidikan PAUD sangat penting.
Tingkat urgensi ini sangat tinggi karena dapat membantu pembentukan pola pikir anak sejak usia emas. "Anak-anak yang dititipkan melalui PAUD, terbukti malah bisa memberikan contoh yang baik daripada anak seusianya yang tidak ikut PAUD," jelasnya pada tim gudegnet.
Dampak ini sangat terasa manakala anak yang akan memasuki usia TK dan sebelumnya sudah masuk di PAUD, akan memudahkan Guru TK untuk membimbing pelajaran lebih lanjut. Dalam konteks pendidikan PAUD, Ia juga sangat mengapresiasi tindakan pendidik yang memberikan pendidikan unik sesuai dengan kearifan lokal.
Kendala dalam setiap pelaksanaan program ini juga banyak. Hj. Dyah Suminar, S.E mengungkapkan bahwa tingkat pendidikan dari pendidik yang beragam juga perlu mendapatkan perhatian. Pemberian insentif pada pendidik juga sangat diperlukan agar mereka juga memiliki greget dalam mengajar anak-anak.
Sejauh ini, PAUD Kota Yogyakarta telah mendapatkan penghargaan baik itu tingkat propinsi maupun nasional. Sebagai contoh pada 21 Juli 2010 silam. Dimana pihaknya telah sukses meraih beberapa penghargaan dalam Lomba Mitra Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Berprestasi Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Kementrian Pendidikan Nasional.
Jenis penghargaan tersebut antara lain Kategori A (FORUM PAUD) Terbaik II nasional serta pemenang Kategori C (POSPAUD) yang dimenangkan oleh POS PAUD Tunas Melati Prawirodirjan, Gondomanan, Yogyakarta.
Disisa waktu mendampingi sang suami, Ia masih bersemangat untuk selalu meningkatkan kualitas PAUD di Yogyakarta. "Saya berharap orang tua masa kini harus semakin sadar untuk memasukkan putra-putrinya di PAUD setempat, Bagi pengelola PAUD saya juga berpesan agar bisa menjalin kerjasama dengan TPA atau sekolah minggu agar pendidikan agama juga tidak diabaikan,"jelasnya.
Kedepan, Ia juga berpesan pada pemerintah agar bisa membentuk PAUD inklusi untuk memberikan pendidikan khusus bagi anak-anak yang sedianya perlu mendapatkan perhatian spesial dibandingkan dengan anak yang normal. "Selama masih ada balita, orang tua, pendidik dan masyarakat harus selalu berkerjasama untuk memberikan pendidikan yang maksimal bagi putra-putrinya."pungkasnya saat mengakhiri perbincangan dengan Tim Gudegnet.



Kirim Komentar