Tampil menekan sejak peluit pertama dibunyikan, PSIM harus puas berbagi angka 0-0 dengan tim tamu Perseman Manokwari, dalam lanjutan kompetisi Liga Divisi Utama di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Kamis (3/12).
Sejumlah peluang yang diperoleh anak-anak Laskar Mataram melalui Hasan Basri Lohy dkk belum dapat dioptimalkan menjadi gol. Kesempatan dari bola mati yang dieksekusi oleh Bayu andra Cahyadi pun belum mampu mengubah kedudukan.
Menjelang pertengahan babak pertama, tim Lawan Persemann Manokwari bahkan mampu menciptakan peluang melalui Luiz Festoza. namun, penjaga Gawang PSIM tampil sigap menghadang tendangan keras penyerang Perseman tersebut.
Hingga peluit tanda babak pertama dibunyikan, kedudukan masih imbang 0-0.
Babak kedua, PSIM kembali memeragakan permainan menyerang. Basri yang beroperasi dari sisi kiri pertahanan Perseman kembali merepotkan David Barasano dkk.
Masuknya penyerang PSIM Wawan Sucahyo menggantikan Santoso pada menit ke-52 diharapkan mampu menambah daya gedor tim PSIM. Peluang kembali diperoleh PSIM melalui sundulan kepala Topaz Wiyantoro, tapi sayang masih bisa digagalkan oleh kiper Perseman Muckis sahron.
Peluang demi peluang pun kembali tercipta melalui pemain tengah PSIM Bayu Andra, namun lagi-lagi tendangan dari luar kota penalti belum mampu menggoyahkan gawang
Persema yang dijaga oleh Muckis Sahron.
Perseman bukannya tanpa perlawanan. Sejumlah peluang pun didapatkan anak-anak Manokwari. Meski demikian, peluang tersebut belum juga mampu merubah keadaan.
Hingga peluit akhir dibunyikan wasit, kedudukan tetap tak berubah 0-0.
Pada prtandingan selanjutnya pada 6 Desember nanti, PSIM akan menjamu Persiram (Raja Ampat) Papua di Stadion Mandala Krida Yogyakarta.
Sejumlah peluang yang diperoleh anak-anak Laskar Mataram melalui Hasan Basri Lohy dkk belum dapat dioptimalkan menjadi gol. Kesempatan dari bola mati yang dieksekusi oleh Bayu andra Cahyadi pun belum mampu mengubah kedudukan.
Menjelang pertengahan babak pertama, tim Lawan Persemann Manokwari bahkan mampu menciptakan peluang melalui Luiz Festoza. namun, penjaga Gawang PSIM tampil sigap menghadang tendangan keras penyerang Perseman tersebut.
Hingga peluit tanda babak pertama dibunyikan, kedudukan masih imbang 0-0.
Babak kedua, PSIM kembali memeragakan permainan menyerang. Basri yang beroperasi dari sisi kiri pertahanan Perseman kembali merepotkan David Barasano dkk.
Masuknya penyerang PSIM Wawan Sucahyo menggantikan Santoso pada menit ke-52 diharapkan mampu menambah daya gedor tim PSIM. Peluang kembali diperoleh PSIM melalui sundulan kepala Topaz Wiyantoro, tapi sayang masih bisa digagalkan oleh kiper Perseman Muckis sahron.
Peluang demi peluang pun kembali tercipta melalui pemain tengah PSIM Bayu Andra, namun lagi-lagi tendangan dari luar kota penalti belum mampu menggoyahkan gawang
Persema yang dijaga oleh Muckis Sahron.
Perseman bukannya tanpa perlawanan. Sejumlah peluang pun didapatkan anak-anak Manokwari. Meski demikian, peluang tersebut belum juga mampu merubah keadaan.
Hingga peluit akhir dibunyikan wasit, kedudukan tetap tak berubah 0-0.
Pada prtandingan selanjutnya pada 6 Desember nanti, PSIM akan menjamu Persiram (Raja Ampat) Papua di Stadion Mandala Krida Yogyakarta.



Kirim Komentar