Lagi, Jakarta Popsivo Polwan Kalah

Oleh : Dude / Senin, 00 0000 00:00

Tim putri Jakarta Popsivo Polwan belum juga menuai kemenangan pada Sampoerna Hijau Voli Proliga 2010. Dari tiga kali laga, Jakarta Popsivo Polwan selalu menelan kekalahan.

Pada laga ketiga di GOR Pangukan, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu, (6/3), Jakarta Popsivo Polwan kalah 1-3 (17-25, 25-18, 22-25, 16-25) dari juara bertahan Jakarta Electric PLN.

Sehari sebelumnya, Jakarta Popsivo Polwan harus mengakui kehebatan Jakarta TNI AU 1-3, dan pekan lalu di Solo, mereka menyerah 0-3 atas Gresik Petrokimia. Jakarta Popsivo Polwan menjadi satu-satunya tim yang belum sekali pun meraih kemenangan.

"Hari ini, pada set pertama dan kedua, para pemain kurang tertib, terutama dalam menyerang. Serangan begitu terbuka. Bola terlalu jauh, sedangkan Jakarta Popsivo Polwan bloknya tinggi. Akibatnya mudah diblok. Set pertama untungnya kita dapat mengambil, dan pada set kedua kita kecolongan," kata pelatih Jakarta Electric PLN, Viktor Laiyan.

Menurut kapten tim Jakarta Electric PLN, Susanti Martalia, timnya seringkali terlalu menggebu-gebu saat menyerang. "Namun sayang, kami lalai dalam bertahan, seperti yang terjadi di set kedua," kata Santi, yang baru saja mengalami sakit demam berdarah.

Menurut Viktor Laiyan, timnya masih banyak kekurangan, terutama dalam hal kekompakan. Pemain asingnya, Jutarat Montripila dan H. Amporn, yang sama-sama dari Thailand juga belum maksimal.

"Jutarat baru saja kena tifus dan ujian di kampusnya. Oleh karena itu, penampilannya menurun dibanding tahun lalu (bersama Bogor Prayoga Unitas). Kami tengah mengobatinya. Keadaan yang sama dialami pula oleh Susanti Martalia, yang baru saja kena demam berdarah," ujar pelatih tim nasional Indonesia ini.

Di pihak lawan, pelatih Jakarta Popsivo Polwan, Wandi Paweka menegaskan, timnya masih terlalu banyak kekurangan terutama dalam penerimaan bola pertama dan bertahan. "Mudah-mudahan kami segera dapat memperbaikinya," kata Wandi Paweka.

Dalam hal serangan, tim yang mengandalkan banyak pemain Tectona Bandung ini, memang cukup baik. Dua pemain asingnya, Natalya Zhukova dan Katie Carter menjadi andalan dalam hal mendulang poin. Pemain lokalnya, untuk mendulang poin demi poin, dipercayakan kepada Amalia Fajrina dan Agustin Wulandari, yang juga andalan tim nasional Indonesia.

0 Komentar

    Kirim Komentar


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini