JPY Bagi 1000 Nasi Bungkus di Pasar Beringharjo

Oleh : Dude / Senin, 00 0000 00:00
JPY Bagi 1000 Nasi Bungkus di Pasar Beringharjo



Jaringan Perempuan Yogyakarta (JPY) dan Jaringan HAM untuk Keberagaman (JAMGAMAN) membagikan setidaknya 1000 bungkus nasi kepada para buruh gendong dan tukang becak di Pasar Beringharjo Yogyakarta, Senin (17/5).

Aksi sosial ini dilakukan dalam rangka memperingati International Day Against Homofobia (IDAHO) 2010 atau Hari Internasional Melawan Homofobia 2010 yang jatuh setiap tanggal 17 Mei sekaligus memberikan pemahaman tetang keberadaan kaum minoritas yang masih dipandang sebelah mata oleh masyarakat.

"definisi homophobia adalah ketakutan, penolakan, perasaan atau sikap negatif terhadap homoseksual dan segala hal yang berkaitan dengan homoseksualitas. Sejak 17 Mei dipilih untuk diperingati karean pada tahun 1990, WHO mencoret homoseksual dari daftar gangguan jiwa yang berarti homoseksual adalah sesuatu yang normal bukan penyakit maupun gangguan," kata Ketua Pelaksana Peringatan IDAHO 2010, Yulia Dewi Andriyati di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Senin (17/5).

Yulia mengakui selama ini homophobia telah melahirkan stigma dan diskriminasi terhadap Lesbian, Gay, Biseksual, transeksual/Transgender, interseks, Querr (LGBTIQ) yang seringkali berujung pada kekerasab baik fisik, psikis, sosial bahkan seksual yang tentu saja merupakanpelanggaran terjadap HAM.

"Untuk itu kami menggelar berbagi dengan sesama adalah tujuan aksi sosial kali ini," katanya.

Selain membagikan nasi bungkus kepada perempuan buruh gendong dan tukang becak di Pasar Beringharjo, komunitas juga memberikan hiburan melalui pertunjukan seni dan tari tradisional dari Sanggar Seni Budaya Waria Kotagede (IWAGO).

"Tidak ketinggalan komunitas juga meminta dukungan solidaritas para pengunjung yang berada di lokasi dengan menorehkan tanda tangannya," ujarnya.

Kegiatan seperti ini telah diselenggarakan di Yogyakarta sejak tahun 2008. Tahun ini JPY dan JAMGAMAN mengakat tema besar "Menyuarakan Kebisuan dengan Kearifan Lokal" untuk menelusuri lebih dalam lagi keberdaan LGBTIQ dalam konteks budaya lokal serta menunjukkan eksistensi mereka.

0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    UNISI 104,5 FM

    UNISI 104,5 FM

    Unisi 104,5 FM


    UNIMMA FM 87,60

    UNIMMA FM 87,60

    Radio Unimma 87,60 FM


    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    GCD 98,6 FM

    GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM



    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini