Pendidikan

Wakil Menteri Hukum dan HAM Jadi Guru Besar FH UGM

Oleh : Budi W / Senin, 00 0000 00:00
Wakil Menteri Hukum dan HAM Jadi Guru Besar FH UGM



Denny Indrayana pada Senin (06/02) dikukuhkan sebagai Guru Besar di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada dengan mengambil sebuah pidato yang berjudul "Sistem Presidensial yang Adil dan Demokratis".

Hadir di Balai Senat UGM pagi itu antara lain Wakil Presiden RI Boediono bersama istri Herawati Boediono, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan istri GKR Hemas, Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, Menko Polhukkam Djoko Suyanto, Menristek Gusti Muhammad Hatta, Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin serta Wakil ketua Komisi II DPR RI, Ganjar Pranowo.

Ada 3 elemen yang yang menurut Deni esensial pada sistem presidensial. pertama adalah kewenangan konstitusional, yang kedua adalah dukungan politik dan yang terakhir adalah kontrol.

"Tantangan presiden reformasi adalah legitimasinya tingi karena dipilih langsung oleh rakyat, namum Ia punya masalah bahwa kewenangan konstitusional didepan UUD berkurang signifikan. Sulit mendapat dukungan politik mayoritas sehingga harus dengan koalisi. Kontrol hadir dari berbagai lini, sehingga legitimasi yang tinggi namun tidak didukung dengan kewenangan konstitusional dan politik, sehingga hadirnya sistem yang paradoks itu menjadi suatu tantangan di pasca reformasi ini," jelas Wakil Menteri Hukum dan HAM tersebut kepada rekan media.

Dalam pidatonya, Ia menerangkan bahwa sisitem pemerintahan yang efektif, adil dan demokratis akan tergantung pada kewenangan konstitusional yang cukup, dukungan pilitik yang harus mencapai minimal mayoritas sederhana di parlemen, dan kontrol yang tetap efektif tidak hanya dari negara namun juga non negara.

Kewenangan konstitusional presiden harus cukup agar tidak menghadirkan paradoks antara legitimasi kuat dari dukungan pemilih dengan kekuasaan pemerintah yang sangat terbatas. "Bagaimanapun, presiden tetap diberikan kewenangan yang memadai agar bisa menjalankan tugas selaku kepala negara dan kepala pemerintahan," jelasnya.

Diakhir pidato, Ia menambahkan bahwa sistem presidensial yang efektif, adil dan demokratis akan mungkin terwujud dengan formulasi kewenangan konstitusi yang memadai, dukungan politik minimal mayoritas sederhana di parlemen dan kontrol yang tetap kritis dan konstruktif.

0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    GCD 98,6 FM

    GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    UNISI 104,5 FM

    UNISI 104,5 FM

    Unisi 104,5 FM


    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM


    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO



    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini