
Siapa yang tidak pengin masuk di perguruan tinggi negeri seperti UGM, UNY, dan UIN Sunan Kalijaga. Beberapa kampus negeri di DIY ini menjadi incaran ribuan mahasiswa yang dalam kesempatan hari Selasa (12/06) kemarin berlomba-lomba untuk mendapatkan kursi di Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) melalui ujian tulis hingga Rabu (13/06) ini.
DIY sendiri terdapat 36.490 peserta yang mengikuti ujian tulis yang dibagi dalam tiga
kelompok yaitu IPA di UGM dengan peserta sebanyak 14.700 orang. Kemudian disusul kelompok IPS ujian di UNY dengan peserta
sebanyak 15.680 orang dan kelompok IPC berlokasi di UIN Sunan Kalijaga dengan jumlah peserta 6.110 orang.
Ujian yang serentak dilaksanakan diseluruh Indonesia ini pun menarik perhatian
Prof. Djoko
Santoso selaku Direktur Jendral Pendidikan Tinggi. Beliau melakukan pemantauan di 3 kampus tersebut yang didampingi oleh
Rektor UGM, UNY dan UIN Sunan Kalijaga.
Sementara itu
Prof. Budi Prasetyo Widyobroto selaku Ketua Panitia Lokal SNMPTN Yogyakarta
mengatakan bahwa jumlah peserta yang tidak bisa hadir dari keseluruhan peserta hanya 0.4%. Di kelompok IPA yang berlokasi
UGM, terdapat satu peserta tuna daksa dan satu peserta yang sakit karena baru saja kecelakaan.
Lebih lanjut Ia juga berpesan pada para peserta dan orang tua untuk selalu berhati-hati
pada modus penipuan yang berkedok kelulusan ujian SNMPTN dan mewajibkan untuk membayar sejumlah uang.
"proses daftar, biaya masuk PTN telah dikeluarkan dalam website dan brosur yang diterbitkan
oleh setiap PTN. Bila ada pertanyaan, bisa menghubungi www.halo.snmptn.ac.id dan pertanyaan khusus bagi panlok Yogyakarta
dapat disampaikan melalui email snmptn@ugm.ac.id," Pungkasnya.



Kirim Komentar