Gudeg.net - Merapi kembali meletus Kamis (24/5), pukul 02.56 WIB. Dengan ketinggian kolom 6000 m, kolom ini adalah kolom tertinggi sejak letupan pertama Jumat (11/5) lalu.
Letusan ini terdengar dan teramati dari semua pos pengamatan. Durasi selama 4 menit, angin bertiup condong ke arah barat, dengan amplitudo maksimum 60 mm.
Sebelumnya dilansir oleh BPPTKG melalui akun sosial media twitter, pada pukul 02.55 WIB terdengar suara gemuruh, dan tampak kepulan asap dan pijar visual berwarna merah di balik awan mendung.
BPPTKG kembali mengimbau masyarakat untuk beraktivitas seperti biasa, walaupun status Merapi sudah dinaikkan menjadi 'waspada' sejak Senin (21/5). "Masyarakat untuk tidak panik, tingkatkan kewaspadaan, gunakan alat pelindung diri (APD) apabila beraktifitas di luar rumah berupa masker, kacamata, jaket, penutup kepala, dan alas kaki," lansir Pusdalops BPBD Kabupaten Sleman di pesan yang diedarkan Kamis (24/5) pukul 03.07 WIB.
Berdasarkan visual dari pos pengamatan pukul 03.55 WIB, walaupun tertutup kabut, tetapi sampai saat dilansir masih negatif hujan abu.Pukul 03.48 WIB dilaporkan oleh BPPTKG via stasiun cuaca Pasarbubar, kecepatan angin saat ini 41.7 km/jam ke arah tenggara. Di jam yang sama juga dilaporkan terjadi hujan pasir di Desa Sumber Dukun, Magelang.




Kirim Komentar